Ekspresi 1.000 Keluarga Penerima Bansos di Karanganyar dari Sang Mensos

1.000 Keluarga penerima manfaat (KPM) di Kebakkramat memperoleh bantuan rastra diserahkan Mensos, Idrus Marham, di Balai Desa Kebak, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (31/3 - 2018). (Solopos/Ponco Suseno)
31 Maret 2018 23:10 WIB Ponco Suseno Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI), Idrus Marham, membagikan bantuan sosial (bansos) beras sejahtera (rastra) kepada 1.000 keluarga penerima manfaat (KPM) di Balai Desa, Kebak, Kebakkramat, Karangnyar, Sabtu (31/3/2018) pagi. Selain membagi-bagikan rastra, politikus Partai Golkar itu juga membagikan bantuan hibah ke penyandang disabilitas di Bumi Intanpari.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di Kebakkramat, para penerima rastra langsung didata pendamping program keluarga harapan (PKH). Bantuan rastra sudah disediakan di tempat duduk yang disediakan di kompleks balai desa. Selain memperoleh rastra, para KPM juga memperoleh bantuan penambahan gizi dan kemensos, di antaranya susu, sarden, dan telur. Di lokasi tersebut, mensos juga menyerahkan bantuan bagi penyandang disabilitas. Total bantuan yang diserahkan senilai Rp130 juta.

“Sebagai mensos, saya diberi tugas Pak Presiden RI, Joko Widodo untuk keliling ke Indonesia. Saya harus memantau [sekaligus memprioritaskan penyelesaian] kemiskinan, bencana, dan berbagai hal terkait kemanusiaan. Ini harus ditangani secara gotong royong, dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, kelurahan/desa, hingga Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW),” kata Idrus Marham, di sela-sela kegiatan bertajuk Penyaluran Bansos PKH dan Bansos Rastra di Balai Desa Kebak, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi, mengucapkan selamat datang kehadiran mensos beserta jajarannya di Bumi Intanpari. Selain mensos, kegiatan itu juga dihadiri anggota DPR RI, Endang Maria Astuti dan jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Karanganyar.

“Sejak empat tahun terakhir, setiap lanjut usia (lansia) berusia 78 tahun selalu memperoleh bantuan senilai Rp300.000 setiap tahunnya,” katanya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar, Agus Heri Bindarto, mengatakan jumlah penerima rastra di Bumi Intanpari mencapai 56.802 orang. Di sisi lain, jumlah warga miskin yang masuk ke data base terpadu (DBT) berkisar 71.747 orang.

“Pembagian rastra di Karanganyar baru menjangkau angka 56.802 itu. Ke depan, kami berharap ada penambahan lagi. Kewenangan pemberian rastra berada di pemerintah pusat,” katanya.