Pendaki Selandia Baru Hilang, Jalur Merbabu via Semarang Ditutup

Ilustrasi pendakian gunung. (Bisnis/Paulus Tandi Bone)
02 April 2018 20:00 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Dua jalur pendakian dari Semarang ke Gunung Merbabu ditutup sementara selama tiga hari pada Senin-Rabu (2-4/4/2018). Hal itu dilakukan untuk memperlancar pencarian pendaki asal Selandia Baru, Andrey Voytech, yang hilang kontak sejak Jumat (30/3/2018) lalu.

Jalur itu adalah jalur Cunthel di Dukuh Cunthel, Kopeng, Kecamatan Getasan, Semarang, dan jalur Thekelan di Dukuh Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Semarang. Hingga Senin, pendaki tersebut belum ditemukan. Tim terpaksa menghentikan pencarian karena kondisi cuaca yang buruk.

Pencarian terhadap pendaki bule ini dimulai sejak Minggu (1/4/2018) pagi hingga malam hari. Namun pencarian ini belum membuahkan hasil. Pencarian dihentikan pada malam hari karena kondisi yang tidak mendukung. Pencarian dilanjutkan kembali pada Senin keesokan harinya. Namun hingga sekitar pukul 14.00 WIB, survivor ini belum ditemukan.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung (BTNG) Merbabu Edy Sutiyarto kepada Solopos.com mengatakan pencarian ini melibatkan sejumlah tim yang disebar ke berbagai arah. “Tim pencari pendaki bule yang hilang sejak [Senin] pagi sudah bergerak lagi, ada beberapa tim [tapi Andrey belum ditemukan],” ujarnya.

Bahkan pencarian tersebut terpaksa dihentikan karena cuaca gunung yang bersebelahan dengan gunung Merapi tersebut dalam kondisi buruk. “Karena cuaca kurang bagus dan hujan maka pencarian dihentikan,” ujarnya.

Kasubbag TU BTNG Merbabu Johan Setiyawan menambahkan, dalam penghentian pencarian itu, tim ditarik ke jalur Thekelan yang melintas di Dukuh Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Semarang. “Pencarian menunggu perintah dari Basarnas,” ujarnya kepada Solopos.com.

"Karena ada pendaki yang hilang kontak, jalur pendakian gunung Merbabu Jalur Cuntel dan jalur Thekelan dilakukan penutupan sementara pada tanggal 2-4 April 2018 untuk keperluan pencarian korban," kata Johan.

Andrey mendaki Gunung Merbabu sendirian pada Jumat (30/3/2018) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Dia naik melalui jalur pintu pendakian Cuntel dan sempat meninggalkan sepeda motornya di jalur tersebut.