Ada Anak Buaya Berkeliaran di Perkampungan Delanggu Klaten, di Mana Induknya?

Anak buaya yang tertangkap di rumah Suwarno, Dukuh Kwangsan, Desa Sribit, Delanggu, Klaten, Kamis (5/4 - 2018). (Solopos/Cahyadi Kurniawan)
06 April 2018 20:35 WIB Cahyadi Kurniawan Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Seekor anak buaya ditemukan warga berkeliaran di perkampungan Dukuh Gatak Baru, Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Klaten, Kamis (5/4/2018). Anak buaya sepanjang 50 sentimeter (cm) itu berhasil ditangkap warga setempat, Widodo Santoso, 42.

Awalnya, Widodo Santoso dilapori kawannya ada anak buaya di rerumputan tepi jalan dekat bengkelny di Dukuh Gatak Baru, Desa Sribit, Delanggu, Kamis, sekitar pukul 17.00 WIB. Kawannya meminta ia menangkap anak buaya itu.

"Waktu itu saya sedang bekerja. Lalu, ada teman memanggil minta tolong agar saya menangkap anak buaya itu," kata dia saat ditemui wartawan di rumahnya, Dukuh Karangwetan, Desa Sribit, Delanggu, Klaten, Jumat (6/4/2018) sore.

Pria yang bekerja sebagai montir itu tak kesulitan menaklukan anak buaya yang diperkirakan berumur enam bulan itu. Dengan topinya, ia menutup mulut reptil itu. Lalu, ia pegang leher dan ekornya. Ia mengikat mulut reptil itu memakai lakban dan kantong plastik saat hendak dibawa pulang.

"Sepertinya dia kelaparan. Tak ada perlawanan saat ditangkap. Itu pekerjaan yang mudah," imbuh dia.

Selama ini, Widodo tak pernah mendengar ada laporan warga kehilangan anak buaya. Ia juga tak pernah mendengar warga melihat buaya atau anak buaya di sekitar desanya. Penemuan anak buaya itu adalah kali pertama di Delanggu.

Ia menduga di sekitar lokasi masih ada induk buaya. "Anak buaya ini saya bawa supaya tidak mengganggu warga atau memangsa ternak. Lebih baik saya pelihara dulu," beber dia.

Anak buaya itu kini dirawat Suwarno, 57, warga Dukuh Kwangsan RT 001/RW 004, Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Klaten. Dalam sehari semalam, Suwarno harus menyediakan satu ekor ayam hidup seberat sekitar 1,25 kg untuk pakan anak buaya itu.

Ia juga menambahkan sejumlah ikan kecil di dalam kotak besi bekas kandang burung love bird di mana anak buaya itu dikandangkan. "Ini mau saya rawat dulu. Kalau ada yang mengaku kehilangan ya saya berikan," tutur pria purnawirawan TNI itu.

Anak buaya itu sempat menjadi tontonan warga yang ingin melihat atau memotretnya.