Lomba Kelurahan Solo: Sewu Unggulkan Potensi Sungai

Suasana ruang publik di kawasan tugu Apem Sewu, Kampung Sewu, Jebres, Solo. Foto diambil beberapa waktu lalu. (Solopos/dok)
07 April 2018 18:15 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Solo Share :

Solopos.com, SOLO-- Kelurahan Sewu menjadi kelurahan ketiga yang ditilik oleh tim juri Lomba Evaluasi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan 2018 Kota Solo. Tim juri datang ke kelurahan tersebut untuk tinjauan langsung pada Jumat (6/4/2018).

Pemberdayaan berbasis sungai menjadi produk unggulan di kelurahan tersebut. Kelurahan Sewu yang dialiri dua sungai, Kali Pepe dan Bengawan Solo, membuat wisata sungai sebagai produk unggulan.

"Kami sudah punya wisata praon," ujar Lurah Sewu, Henoch Sadono, saat ditemui Solopos.com, Jumat pagi di Kantor Kelurahan Sewu.

Wisata praon ini menjadi inovasi di bidang pariwisata Kelurahan Sewu. Wisatawan nantinya dapat menyusuri Bengawan Solo menggunakan perahu tradisional.

Selter-selter UMKM dibangun di pinggir tanggul. Selter tersebut telah diresmikan pertengahan Maret lalu. Para pedagang kue tradisional khas Kampung Sewu, apam, menempati selter yang ada. Keberadaan selter itu, kata Henoch, menjadi produk unggulan Kelurahan di bidang Ekonomi.

"Kirab Apam Sewu juga menjadi unggulan kami di bidang kebudayaan, " ucap Henoch

Selain wisata praon, Kelurahan Sewu menjagokan Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) sebagai produk kewilayahan. Menurut Henoch, Sibat di wilayahnya menjadi inisiator masyarakat tanggap bencana di Solo.

Ketua panitia lomba wilayah Kelurahan Sewu, Hadi Sutrisno menyatakan masih banyak produk unggulan Kelurahan yang tidak sempat ditampilkan di hadapan juri.

"Itu karena keterbatasan waktu, dan menjadi evaluasi bagi kami jika mampu maju ke tahap selanjutnya," katanya.

Dalam lomba tersebut Kelurahan Sewu juga dinilai baik dalam keberjalanan organisasi. Penilaian itu didasarkan atas tinjauan terhadap posyandu lansia, pos ronda, rumah sehat, kebun sayur, dan beberapa home industry