Mortir Ditemukan di Gudang Rosok Warga Sukoharjo

Benda mirip mortir yang ditemukan di gudang barang rongsokan milik Sulaman, warga Dukuh Talang RT 006/002, Desa Banaran, Grogol, Sukoharjo, Senin (9/4 - 2018). (Istimewa/Harjo)
10 April 2018 20:35 WIB Trianto Heri Suryono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SOLO -- Penemuan benda diduga mortir aktif menggegerkan warga Dukuh Talang RT 006/RW 002, Desa Banaran, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Senin (9/4/2018). Mortir itu ditemukan di gudang penampungan barang rongsokan (rosok) milik Sulaman, warga setempat.

Penemuan barang tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Grogol dan dikoordinasikan dengan petugas tim penjinak bom. Pernyataan itu disampaikan Kapolsek Grogol, AKP Dani Herlambang mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, Selasa (10/4/2018).

Kapolsek bercerita pada Minggu atau sehari sebelum pemilahan barang, Salaman membeli dua karung barang rosok dari seseorang yang tidak diketahu nama dan alamatnya.

“Pelapor membeli rosok sekitar jam 15.00 WIB. Dua karung rosok hanya ditimbun dan sehari kemudian [Senin] sore dilakukan pemilahan dan pengecekan isi karung rosok yang terdiri atas besi dan seng. Harga per kilogram rosok saat itu Rp3.000,” katanya.

Saat memilah barang seperti besi, sesng, kawat dan kaleng, jelas Kapolsek, Salaman melihat ada benda mirip mortir. Awalnya barang seperti mortir dipisah dari barang-barang lainnya. Namun, Salaman khawatir terjadi sesuatu sehingga ia menghubungi Supratman, 47.

“Saksi [Supratman] menghubungi petugas bhabinkamtibmas dan melaporkannya ke petugas piket Polsek Grogol yang kemudian meneruskan ke tim penjinak bom gegana Solo Baru dan mortir tersebut diamankan dan dievakuasi.”