Kebakaran Sukoharjo: Gas Bocor Picu Kobongan, Pemuda Kartasura Padamkan Api Meski Tubuh Terbakar

Dua bocah mengamati kompor gas terbakar di rumah warga Ngadirejo, Kartasura, Sukoharjo, Rabu (11/4 - 2018). (Solopos/Iskandar)
11 April 2018 16:47 WIB Iskandar Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Kebakaran menghanguskan sebagian bangunan dapur milik Ny. Dani, 92, warga Ngadirejo, Kartasura, Sukoharjo, Rabu (11/4/2018). Api yang melalap sebagian peralatan masak dan atap dapur sempat membesar sehingga menyita perhatian warga yang lewat di sekitar lokasi kejadian.

Satu orang terluka dalam kejadian itu. Korban luka. Yusuf Tampan, 21, mengatakan musibah itu terjadi ketika dia memasang regulator pada salah satu tabung gas namun gas bocor. Akibatnya, api pada kompor gas yang menyala langsung menyambar tubuhnya.

“Saya sebenarnya sudah berusaha melepas regulator yang saya pasang tetapi tidak bisa sehingga api membesar dan membakar beberapa perkakas. Selain itu beberapa anggota badan saya ikut terbakar api,” ujar dia ketika ditemui di kediamannya.

Akibat kejadian itu Yusuf Tampan langsung dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kartasura untuk mendapat perawatan karena tangan, leher dan beberapa anggota tubuh lainnya terbakar.

Yusuf mengungkapkan dia berniat memasang selang regulator ke tabung gas 3 kilogram milik neneknya, Ny Dani. Menurut dia, kompor gas itu akan digunakan untuk menghangatkan sayuran milik sang nenek yang berjualan jenang atau bubur tumpang.

“Saya biasanya berjualan bubur, nasi tumpang dan ketan di warung depan ini. Karena itu sisa sayur yang masih sebenarnya ingin saya panasi,” ujar Ny. Dani.

Ayah Yusuf, Suwandi, mengatakan kebakaran berlangsung cepat sehingga anaknya yang memasang regulator pada tabung elpiji tak sempat menghindar.

“Biasanya penggantian tabung gas berjalan lancar tidak seperti sekarang ini. Tapi namanya musibah mau apa lagi,” ujar dia.

Dia menambahkan anaknya ikut memadamkan api meski sebagian tubuhnya terbakar. Ketika itu, dia dibantu warga menyiramkan air ke kobaran api dengan peralatan seadanya seperti ember, gayung dan sebagainya.

Tak lama kemudian tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Solo dan Sukoharjo tiba di lokasi untuk madamkan kobaran api.