Hentikan Mobil Mencurigakan, Satlantas Solo Dapati Penumpang Mabuk & Miras

Mobil yang membawa penumpang mabuk dan beberapa botol miras (Instagram/SatlantasSurakarta)
26 April 2018 06:45 WIB Muhammad Rizal Fikri Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Satlantas Polresta Solo berhasil menghentikan mobil yang membawa penumpang dalam kondisi mabuk. Tak hanya itu, di dalam mobil ditemukan empat botol minuman keras.

Momen-momen penertiban miras ini diungkap di akun Instagram @satlantassurakarta, Senin (23/4/2018). Dalam caption dituliskan Satlantas Polresta Solo menghentikan dan memeriksa kendaraan bermotor (ranmor) yang dianggap mencurigakan. “Anggota Satlantas Polresta Solo menghentikan dan memeriksa ranmor yang dinilai mencurigakan. Didapati penumpang ranmor tersebut dalam keadaan mabuk,” tulis @satlantassurakarta.

Dalam video penertiban miras itu tampak dua penumpang pria di kursi belakang mobil berpelat nomor P 42 MIN. Salah satunya tampak terlentang sembari menggerak-gerakan kakinya tak tentu arah. Pria kedua hanya duduk terdiam. Polisi membawa dua KTP dan satu SIM yang diduga milik penumpang dan sopir. Namun tak dijelaskan siapa sopir mobil tersebut.
Dalam video penertiban miras tampak KTP pertama milik warga Nataningratan, Kelurahan Timuran, Kecamatan Banjarsari, Solo. KTP kedua milik warga Sewurejo, Kelurahan Mojokerto, Kecamatan Kedawung, Sragen. Kemudian SIM milik warga Jogoyudan, Gowongan, Yogyakarta.

Di akun Instagram @polrestasurakarta diungkap sopir mobil tersebut juga dalam keadaan mabuk, dua penumpang juga mabuk dan satu penumpang yang tiduran dalam kondisi mabuk berat. Empat botol miras yang ditemukan berjenis ciu. Mobil dengan pelat nomor yang diduga palsu itu dihentikan di simpang 7 Palang Joglo, Kadipiro, Solo. 

Video itu sontak mengundang komentar warganet. Ada yang memuji kinerja polisi dan ada juga yang mengecam tindakan mabuk di mobil tersebut.

“Mantap, good job buat kinerja Satlantas Surakarta. Jadikan Solo bersih dari mirasantika, ” cuit @setiawan_koesoemo.

“Masukin penjara aja Pak, bikin rusak masyarakat,” tulis @ida_verrel_malang_kediri_bks.

“Terus kalau sudah mabuk itu bikin apa ya?” tulis @rhr24.