Miras Solo: 2 Anak Punk Jakarta Tertangkap Bawa 92 Botol Ciu Bekonang

Kapolsek Jebres Kompol Juliana B.R. Bangun (dua dari kanan) memintai keterangan dua anak punk yang tertangkap bawa ciu, Jumat (27/4 - 2018). (Solopos/Muhammad Ismail)
27 April 2018 16:35 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Dua anak punk dari Jakarta tertangkap aparat Polsek Jebres, Solo, seusai membeli minuman keras  (miras) jenis ciu dari Bekonang, Sukoharjo, Kamis (26/4/2018). Mereka tertangkap dengan barang bukti ciu sekitar 238 liter yang dikemas dalam 92 botol bekas air mineral ukuran 1,5 liter.

Dua anak punk itu yakni Dwi Candi Putra Asih, warga Jakarta, dan Yohanes Mangaraja Hutapea, warga Kampung Ngawen RT 004/RW 008, Kelurahan Mangunsari, Salatiga. “Saya bersama lima orang berangkat dari Jakarta, Senin [23/4/2018] malam menuju ke Solo menumpang truk. Setibanya di Solo langsung menuju Bekonang untuk membeli ciu,” ujar Dwi Candi Putra Asih kepada wartawan di Mapolsek Jebres, Jumat (27/4/2018).

Dwi menjelaskan setiap botol berisi 1,5 liter ciu dibeli seharga Rp12.000. Ciu yang dibeli dari Bekonang ini rencananya dibawa ke Jakarta untuk pesta miras  band anak Punk di Pulomas, Jakarta Timur. Namun, saat berteduh di warung dekat Pasar Ledoksari, Jebres, mereka ditangkap petugas Polsek Jebres saat sedang berpatroli pukul 22.30 WIB.

“Saya menjual ciu ini di Jakarta seharga Rp40.000 sampai Rp50.000. Biasanya membeli ciu dengan memesan ke orang lain untuk dikirim ke Jakarta. Namun, karena ciu yang dibutuhkan banyak akhirnya saya datang sendiri ke Bekonang,” kata dia.

Ia menjelaskan tiga temannya berhasil melarikan diri dengan meninggalkan 62 botol ciu yang disimpan dalam kardus. Sementara 30 botol disimpan di tas ransel.

Kapolsek Jebres Kompol Juliana B.R. Bangun mewakili Kapolresta Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo mengungkapkan di lokasi berteduh dua anak punk ini kerap dijadikan lokasi pesta miras. Petugas kerap menemukan remaja berkumpul di warung dan melarikan diri saat petugas patroli datang.

“Kami kerap menerima laporan dari warga ada warung makan yang diduga dijadikan tempat berjualan miras. Polisi langsung menindaklanjuti laporan dengan menangkap dua anak punk yang baru saja tiba dari Bekonang membawa 92 botol miras,” kata dia.

Kedua pelaku, lanjut dia, langsung dibawa ke Pengadilan Negeri (PN) Solo untuk disidangkan tindak pidana ringan (tipiring).