Jembatan Ngrombo-Bener Klaten Dibangun Tahun Depan

Suasana pengukuran lahan rencana pembangunan jembatan Kali Brambang yang menjadi penghubung Desa Bener, Wonosari, Klaten, dengan Desa Ngrombo, Baki, Sukoharjo, di Dukuh Tegalrejo, Desa Bener, Wonosari, Klaten, Sabtu (21/4 - 2018). (Solopos/Cahyadi Kurniawan)
27 April 2018 15:30 WIB Cahyadi Kurniawan Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN--Jembatan penghubung Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Sukoharjo, dengan Desa Bener, Kecamatan Wonosari, Klaten, akan dibangun pada 2019. Pembangunan jembatan dianggarkan senilai Rp2 miliar dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng).

Kepala Urusan (Kaur) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Bener, D. Purba Aji, mengatakan pembangunan jembatan itu masuk ke dalam Daftar Penerima Anggaran (DPA) dari Pemprov Jateng. Jembatan dibangun di atas Kali Brambang dengan panjang bentang 100 meter dan lebar empat meter.

"Hari ini kami sampaikan DPA itu kepada masyarakat Desa Bener bahwa jembatan akan dibangun tahun depan. Jembatan ini sangat dinanti-nanti warga," kata dia, saat ditemui Solopos.com di sela-sela pengukuran lahan rencana pembangunan jembatan di Dukuh Tegalrejo, Desa Bener, Wonosari, Klaten, Sabtu (21/4/2018).

Pengukuran itu dilakukan untuk melengkapi proposal yang diajukan ke Pemprov Jateng. Semula proposal hanya dikirim by name. Proposal diusulkan oleh dua desa yakni Ngrombo yang diwakili oleh Kepala Desa (Kades) Ngrombo Suparna dan Bener yang diwakili Kades Bener Radimo pada 2013 lalu.

Purba menuturkan pada zaman dahulu di lokasi yang sama ada sebuah jembatan penghubung Ngrombo dan Bener. Jembatan itu dirobohkan pada masa perang melawan Belanda pada 1942 dengan maksud menghambat mobilisasi pasukan Belanda.

"Jembatan ini menjadi akses penghubung utama Klaten ke Solo Baru. Di Ngrombo, sekarang banyak pabrik dan tenaga kerjanya berasal dari Kecamatan Wonosari, Juwiring, dan sekitarnya," imbuh dia.

Dia menuturkan selama ini, warga Bener dan sekitarnya harus menempuh rute memutar melelui Desa Daleman untuk menuju Ngrombo. Pembangunan jembatan Ngrombo-Bener dinilai bisa memangkas waktu tempuh hingga setengahnya.

"Sebagai gambaran, jika selama ini untuk berpindah butuh sejam, setelah ada jambatan bisa hanya setengah jam," urai Purba.

Kepala Desa Ngrombo, Suparna "Gandhul", mengaku senang menerima kabar rencana pembangunan jembatan itu. Jembatan mempermudah akses warga kedua desa dan sekitarnya baik dari Sukoharjo maupun dari Klaten. Keberadaan jembatan juga bisa mendorong investor ke wilayah dan menggerakan perekonomian.

Selain itu, harga tanah dan properti di sekitar jembatan akan mengalami peningkatan. "Jembatan bisa mendorong peningkatan perekonomian wilayah. Muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Suparna.