Tak Ada yang Bolos UN, Siswa SMK Wonogiri Lulus Semua

Ilustrasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK). (Antara)
03 Mei 2018 20:15 WIB Suharsih Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Seluruh peserta Ujian Nasional (UN) SMK di Wonogiri dinyatakan lulus. Pengumuman kelulusan dikemas dengan kegiatan seni budaya di masing-masing sekolah, Kamis (3/5/2018).

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Wonogiri, Suwando, kepada Solopos.com, Kamis, menyampaikan seluruh peserta UN SMK lulus. Peserta tercatat 7.342 siswa dari 46 SMK dengan mengerjakan UN  Berbasis Komputer (UNBK).

Namun, dia belum dapat menyampaikan perincian nilai rata-rata tiap sekolah karena sekolah belum melaporkan rekapannya. Sekolah membutuhkan waktu merekap karena dari pusat hanya menyajikan nilai perorangan.

“Sekolah sudah saya minta membuat laporan [capaian nilai],” kata Suwandi saat dihubungi Solopos.com.

Hingga Kamis itu dia juga belum menerima laporan ada atau tidaknya siswa yang meraih nilai 100. Apabila ada yang meraih nilai 100, sekolah akan memberi hadiah. Siswa SMK peraih nilai 100 tidak masuk program pemberian hadiah uang tunai dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri karena SMK merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

Suwandi bersyukur UNBK lancar tanpa kendala berarti. Dua sekolah sempat mengalami masalah pada hari pertama UNBK, Senin (2/4/2018) lalu, tetapi bisa diselesaikan dengan baik. Sekolah itu yakni SMK Muhammadiyah 1 Baturetno dan SMK Pancasila 8 Slogohimo.

Koneksi Internet di SMK Muhammadiyah 1 Baturetno terputus saat sesi III UNBK berlangsung. Hal itu karena kabel jaringan diempas angin puting beliung. UNBK hanya ditunda 30 menit, setelah ujian bisa dilanjutkan. Di hari yang sama koneksi di SMK Pancasila 8 Slogohimo tiba-tiba log out. Setelah server diperbaiki ujian bisa dilanjutkan.
“Nilai UN tidak menentukan kelulusan. Tapi UN menjadi syarat wajib. Kalau tidak ikut UN  otomatis tidak lulus. Siswa SMK di Wonogiri semua ikut UN meski ada dua siswa yang menjalani UN susulan,” ulas Suwandi.

Dia melanjutkan pengumuman kelulusan siswa SMK di Wonogiri dilakukan di sekolah-sekolah dengan kegiatan seni dengan menghadirkan orang tua. Siswa diharuskan mengenakan pakaian tradisional atau pakaian nasional sesuai kebijakan otoritas sekolah. Hal itu supaya siswa tidak coret-coret seragam dan konvoi di jalan.

Terpisah, Ketua MKKS SMA Wonogiri, Pujo Irianto Langgeng, mengucap syukur saat ditanya kelulusan siswa SMA. Dia belum mengetahui capaian nilai rata-rata sekolah dan ada tidaknya siswa yang meraih nilai 100.

Hal itu karena dia belum menerima laporan dari sekolah. Peserta UN tercatat 3.546 siswa SMA dari 24 sekolah. Seluruh peserta mengerjakan UNBK.