Pemkot Solo Lirik APBD 2019 untuk Revitalisasi Klewer Timur

Pasar Klewer, Solo. (Solopos/Dok)
22 Mei 2018 11:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai ancang-ancang menyiapkan alokasi anggaran dalam APBD Kota Solo 2019 untuk merevitalisasi Pasar Klewer sisi timur.

Hal ini dikarenakan anggaran yang dijanjikan pemerintah pusat senilai Rp52 miliar untuk membangun kembali pasar tekstil bagian timur itu tak kunjung ada kejelasan. Terakhir Pemkot Solo menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meminta ketegasan soal pencairan anggaran tersebut.

Namun, hingga kini Presiden belum juga merespons surat itu. Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo Subagiyo mengatakan Pemkot melakukan strategi antisipasi dengan menyiapkan anggaran dalam APBD Kota Solo untuk Pasar Klewer timur.

“Kami akan ajukan anggaran dalam APBD 2019 untuk Pasar Klewer timur karena sampai sekarang belum ada kejelasan apa-apa soal itu dari pemerintah pusat,” kata Subagiyo, Senin (21/5/2018).

Skema penganggarannya, Pemkot akan mengalokasikan di APBD Perubahan (APBD-P) tahun ini untuk penyusunan review detail engineering design (DED) menyesuaikan ketersediaan anggaran Pemkot. Sesuai arahan Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo, pembangunan pasar nanti hanya dikembalikan seperti semula yakni dibangun dua lantai.

Dengan demikian kebutuhan anggaran tidak terlalu besar yakni sekitar Rp25 miliar. Konsep awal kebutuhan anggaran dari pemerintah pusat senilai Rp57 miliar. Merujuk DED jika dibiayai pemerintah pusat, pasar akan dibangun lantai basement dan semi basement, serta bagian atas untuk hall.

“Jadi karena dibangun dengan anggaran daerah, perlu penyesuaian dan review DED. Buat antisipasi saja jika pemerintah pusat tidak jadi mengucurkan anggaran,” katanya.

Sebaliknya, jika pemerintah pusat mengucurkan anggaran untuk pembangunan Pasar Klewer timur, pasar akan dibangun merujuk konsep awal. Anggaran daerah yang disiapkan Pemkot akan dikembalikan ke kas daerah.

Selain strategi anggaran pembangunan Pasar Klewer timur, Pemkot juga menyiapkan anggaran untuk memperpanjang masa sewa lahan Alun-alun Utara (Alut) Keraton Solo sebagai lokasi pasar darurat. Molornya pembangunan Pasar Klewer otomatis berdampak pada sewa lahan Alut.

Sesuai perjanjian Pemkot dengan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, batas akhir sewa lahan Alut berakhir September tahun ini. “Jadi nanti kita perpanjang sewa lahan Alut,” katanya.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo akan terus menagih janji pemerintah pusat untuk mengucurkan bantuan anggaran revitalisasi Pasar Klewer sisi timur. Janji kucuran anggaran tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat meresmikan Pasar Klewer pada April 2017 lalu.

Presiden menyatakan revitalisasi Pasar Klewer akan dilanjutkan ke bangunan sisi timur. Sesuai rencana pembangunan Pasar Klewer sisi timur dikerjakan tahun ini setelah tahun lalu sempat molor. Anggaran dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) senilai Rp57 miliar.

“Kami masih berharap janji itu dipenuhi. Kalau tidak ya sudah dianggarkan sendiri [lewat APBD]. Tapi dikerjakan tahun depan dengan dibangun seperti sebelum dibongkar,” katanya.