Pelajar SMP Sukoharjo Raih Nilai 100 UN Berkurang 105%

Ilustrasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK). (Antara)
28 Mei 2018 16:15 WIB Trianto Heri Suryono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Jumlah pelajar SLTP Sukoharjo yang meraih nilai 100 pada mata pelajaran (mapel) ujian nasional (UN) tahun ini berkurang cukup banyak dibandingkan tahun lalu.

Tahun ini hanya ada 50 pelajar dari 14 SMP yang meraih nilai 100 di tiga mapel, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Jumlah itu menurun 105% dibanding tahun lalu di mana ada 155 pelajar SMP yang dapat nilai 100. Kelulusan SMP diumumkan Senin (28/5/2018) sore ini di sekolah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan (Dikbud) Sukoharjo, Darno, Senin, menyatakan pengumuman itu serentak di semua sekolah pukul 15.00 WIB. “Kami mendapat informasi, di tiap sekolah pengumuman dibarengkan dengan acara pelepasan siswa agar tidak ada aksi coret-coret baju seragam atau konvoi. Konvoi jelas tidak diperbolehkan membawa sepeda motor karena siswa SLTP belum cukup umur untuk memiliki surat izin mengemudi [SIM]. Namun, yang diantisipasi aksi coret-coretnya,” kata Darno, Senin.

Mantan Kepala SMAN 1 Sukoharjo itu menegaskan rata-rata hasil UN menurun secara nasional. Dia menilai penurunan hasil UN itu merupakan sinyal positif apabila penyebabnya kualitas soal yang meningkat via pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Tetapi, apabila faktor penurunan disebabkan siswa malas belajar perlu evaluasi di semua sekolah.

“Memang nilai UN sudah tidak lagi menjadi faktor penentu kelulusan tetapi siswa semestinya tetap termotivasi dalam belajar untuk meningkatkan kualitas diri.”

Darno berharap nilai UN menjadi salah satu pertimbangan dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). “Pemegang KIP [Kartu Indonesia Pintar] tetap dijamin dalam PPDB tetapi dengan mempertimbangkan hasil UN, tidak hanya didasarkan kepada nilai rapor atau KIP-nya. Kami juga mengusulkan ada evaluasi pada sistem zonasi PPDB agar anak cerdas tetap mendapatkan tempat di sekolah favorit,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kabid Dikmen Dikbud) Sukoharjo, Dwi Atmojo Heri, menambahkan ke-50 pelajar peraih nilai 100 tersebar di 14 sekolah yakni sembilan SMP negeri, tiga SMP swasta, dan dua MTs swasta.

“Peraih nilai 100 terbanyak di SMPN 1 Sukoharjo dengan 18 anak disusul SMPN 1 Kartasura sebanyak 12 anak, dan SMP Islam Al Azhar 21 ada empat anak. Ada penurunan peraih nilai 100 dibanding tahun lalu.”

Menurutnya, peraih nilai 100 masih didominasi mapel Matematika seperti tahun lalu disusul mapel Bahasa Indonesia dua anak dan Bahasa Inggris satu orang anak. Peraih nilai 100 mapel Matematika ada 47 anak. Bedanya di mapel Bahasa Inggris tahun lalu tak ada satu pun siswa meraih nilai 100 tetapi tahun ini ada satu orang yang meraih nilai 100,” ujarnya.

Heri mengatakan telah menerjunkan tim ke sekolah-sekolah untuk memantau pelaksanaan pengumuman.