Sasar Warga Miskin, Pasar Murah Wonogiri Digelar di 13 Dusun

Pemilik LKP Matematika Indonesia, Setiawan, menyerahkan paket bahan pangan kepada warga Pokoh, Wonoboyo, Wonogiri, Selasa (29/5 - 2018). (Solopos/Rudi Hartono)
29 Mei 2018 18:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri akan menggelar pasar murah di 13 dusun yang merupakan kantong kemiskinan pada 4-8 Juni 2018. Sebanyak 20 ton beras berkualitas di atas medium dan 3 ton telur ayam ras disiapkan khusus untuk warga miskin.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Dinkop UKM Perindag) Wonogiri, Guruh Santoso, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (29/5/2018), mengatakan beras akan dijual seharga Rp6.000/kg dari harga normal Rp10.500/kg. Dia menyebut kualitas beras yang dijual di pasar murah Ramadan ini lebih bagus dari medium (bukan premium).

Sementara telur ayam dijual eceran Rp1.000/butir dari harga normal Rp1.300/butir. “Beras dan telur bantuan dari Bapak Bupati [Bupati Wonogiri Joko Sutopo]. Pengadaan beras bekerja sama dengan toko tani binaan Dinas Pertanian dan Pangan,” kata Guruh.

Dia melanjutkan pasar murah bukan respons atas tingginya harga kebutuhan pokok. Namun, tujuan utamanya berbagi kepada warga miskin supaya Ramadan  ini mereka juga bisa menjangkau komoditas beras dan telur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pasar murah diinisiasi Bupati yang melihat masih banyak warga tak mampu di Kota Sukses. Selanjutnya Dinkop UKM Perindag menindaklanjuti dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti perbankan, para pelaku usaha, dan Badan Urusan Logistik (Bulog).

Langkah itu dilakukan karena Dinkop UKM Perindag tak memiliki anggaran pasar murah tahun ini. Dari kerja sama itu Dinkop mendapatkan tambahan komoditas yang bisa dijual murah, yakni 2 kuintal ikan lele, 2 kuintal ikan nila, dan 800 paket sembako dengan perincian 550 paket seharga Rp100.000/paket dan 250 paket sembako seharga Rp200.000/paket.

Pasar murah menyasar 721 keluarga miskin. Teknisnya penyaluran tanpa kupon. Sebelum kegiatan dimulai aparatur desa tempat akan akan menyosialisasikan dan memberi pengertian kepada warga bahwa pasar murah hanya untuk warga miskin. Diharapkan warga mampu tidak memanfaatkannya.

“Bulog juga akan menggelar pasar murah secara mandiri di Desa Kepyar, Purwantoro, 11 Juni mendatang.,” ulas Guruh.

Pasar murah juga digelar LKP Matematik Indonesia Wonogiri di kantor lembaga tersebut di Pokoh RT 004/RW 001, Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri, Selasa. Sebanyak 200 paket sembako senilai Rp60.000 dijual Rp35.000/paket dan 50 paket diberikan gratis bagi warga miskin.

Pemilik lembaga, Setiawan, mengatakan pasar murah itu sebagai wujud partisipasi LKP Matematika Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pokok warga kurang mampu saat Ramadan  ini. Berikut jadwal pelaksanaan pasar murah Ramadan di Wonogiri:

Senin (4/6/2018)
-Miri, Kismantoro,
- Ngandong, Purwantoro,
- Sugihan, Jatiroto

Selasa (5/6/2018)
- Babadan, Pracimantoro
- Dedean, Manyaran

Rabu (6/6/2018)
- Puring, Paranggupito
- Sawit Kidul, Giritontro
- Gunung Beruk, Giriwoyo

Kamis (7/6/2018)
- Ngandong, Karangtengah
- Weru, Nguntoronadi
- Pule, Ngadirojo

Jumat (8/6/2018
- Kajar, Wonogiri
- Ngawen, Selogiri