Pemkot Solo Wacanakan Penambahan SMP Negeri

Ilustrasi siswa SMP (Solopos/Dok)
31 Mei 2018 04:00 WIB Septhia Ryantie Solo Share :

Solopos.com, SOLO--Pemerintah Kota (Pemkot) Solo  mewacanakan penambahan sekolah menengah pertama negeri (SMPN) hingga nantinya Solo memiliki 30 SMPN. Saat ini jumlah SMPN di Solo ada 27 SMPN.

Saat dihubungi Solopos.com melalui ponselnya, Minggu (27/5/2018), Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo, Etty Retnowati, membenarkan adanya wacana tersebut. Wacana itu pernah disinggung Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo saat ditemui Solopos.com di Stadion Sriwedari Solo, seusai mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, Rabu (2/5/2018) lalu. Menurut Rudy, sapaan akrabnya, idealnya setiap kecamatan di Kota Solo ada setidaknya 6 SMPN.

"Kalau sekolah di Solo ini nanti punya minimal 30 SMPN, berarti rata-rata setiap kecamatan ada 6 SMPN, kecuali Serangan karena jumlah penduduknya lebih kecil. Secara proporsional nanti kita bagi sesuai kepadatan penduduk, luas wilayah, dan sebagainya," ungkap Rudy saat itu.

Sementara Etty menjelaskan, saat ini Pemkot memprioritaskan pemerataan sekolah agar lebih mudah mengatur sistem zonasi. "Rencana beliau (Wali Kota Solo) demikian [penambahan SMPN]. Tetapi banyak yang harus dipersiapkan termasuk lahan, guru, dan sebagainya," ungkap Etty.

Sementara ini langkah awal yang bisa dilakukan Pemkot Solo baru pemindahan sekolah ke wilayah yang dinilai masih minim SMPN. Sebab untuk mendirikan sekolah baru, Etty mengakui dibutuhkan berbagai persiapan.

"Ya selain anggaran, tentu kita lihat juga lokasinya. Sebab untuk luas lahan saja satu sekolah setidaknya membutuhkan sekitar 3.000 sampai 3.500 meter persegi, dan sebagainya," ungkapnya.

Upaya pemerataan pendidikan di Solo sudah dilakukan Pemkot Solo sudah membangun dan memindahkan beberapa sekolah di kawasan yang sebelumnya tidak memiliki SMPN. Misalnya membangun SMPN 11 di wilayah Semanggi, Pasar Kliwon dan SMPN 27 Solo di wilayah Pajang, Laweyan. Tahun ini, Pemkot Solo juga memindahkan SMPN 5 Solo dari semula di kawasan Ngarsopuro ke Kendalrejo, Mojosongo, Jebres. Rencananya, Pemkot Solo juga memindahkan SMPN 3 Solo dari kawasan Ngarsopuro ke wilayah Karangasem, Laweyan.