Dengar Suara Gemuruh, Warga Kemalang Klaten Langsung Lari

Camat Kemalang, Kusdiyono (berdiri), memberikan arahan kepada para pengungsi asal Desa Sidorejo di pendapa kecamatan, Jumat (1/6 - 2018). (Solopos/Cahyadi Kurniawan)
01 Juni 2018 13:40 WIB Cahyadi Kurniawan Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Puluhan warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, mengungsi ke kantor camat setempat menyusul letusan Gunung Merapi, Jumat (1/6/2018). Di pendapa kecamatan warga hanya mengungsi 30 menit kemudian kembali ke rumah masing-masing.

Salah satu warga, Priyo Pamungkas, 32, warga Dukuh Tawang RT 005/RW 003, Desa Sidorejo, Kemalang, mengaku melihat asap tebal dan mendengar suara gemuruh kencang saat memasang pagar di halaman rumah pagi itu. Saat gemuruh, kaca rumahnya bergetar selama beberapa detik. Tak lama kemudian, ia mencium bau tak sedap mirip belerang.

"Kebetulan istri masih di rumah. Lalu, saya ajak istri dan anak saya ke sini naik motor," kata dia saat ditemui wartawan di pendapa Kecamatan Kemalang, Jumat.

Ia memilih mengungsi  karena takut setelah mendengar suara gemuruh. Ia tak sempat mengamankan dua ekor sapi miliknya atau membawa surat-surat berharga. Ia pun meninggalkan satu sepeda motor di rumahnya.

"Anak saya yang saya bawa ke sini satu. Satu lagi dibawa mengungsi tetangga. Sekarang sudah ketemu," ujar dia.

Hal serupa dialami Dalimin Darto Wiyono, 52, warga Dukuh Tawang RT 006/RW 003, Desa Sidorejo, Kemalang. Darto saat itu sedang menambang di tanah tegalan dekat rumahnya.

Setelah mendengar suara gemuruh, ia melihat asap bergerak dari Merapi. "Saya enggak sempat menyelamatkan barang-barang. Begitu melihat asap saya ke sini bersama istri dan anak," beber dia.

Di pendapa kecamatan warga baik perempuan, laki-laki, lanjut usia, dan anak-anak hingga ibu menyusui terlihat duduk-duduk. Mereka mendapatkan masker yang dibagikan petugas PMI.

Sebagian pengungsi juga membawa tas-tas kecil berisi pakaian. Mereka bertahan 30 menit di pendapa dan kembali ke rumah masing-masing seusai menerima arahan Camat Kemalang.

Camat Kemalang, Kusdiyono, mengatakan warga diminta tidak mengungsi  selama belum ada instruksi mengungsi dari pemerintah. Merespons letusan Jumat pagi, Camat menerangkan sebagian warga mengamankan diri ke tempat aman seperti rumah saudara, balai desa, dan lainnya.

"Sampai saat ini belum ada instruksi untuk mengungsi. Namun, jika warga memilih mengungsi ke sini [kantor kecamatan] kami siap melayani," kata Kusdiyono.

Pantauan Solopos.com, seusai letusan, banyak sukarelawan berjaga-jaga di sepanjang jalur evakuasi dari dan ke Desa Sidorejo, Kemalang. Di Dukuh Deles, warga tetap melakukan aktivitas normal.