Layanan Derek Gratis Tersedia untuk Pemudik Lewat Solo

ilustrasi arus mudik Lebaran. (Solopos/dok)
02 Juni 2018 20:00 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Dinas Perhubungan (Dishub) Solo megimbau para pemudik tak usah khawatir jika kendaraan yang ditumpangi mengalami kerusakan saat tiba di wilayah Solo. Dishub Solo siap menjemput sekaligus mengantarkan kendaraan yang mogok tersebut ke bengkel terdekat tanpa memungut biaya sama sekali.

Kabid Perparkiran Dishub Solo, Moch. Usman, menyampaikan Dishub bahkan akan mengoptimalkan pelayanan derek gratis hingga beroperasi selama 24 jam saat arus mudik dan balik Lebaran 2018, tepatnya mulai Selasa (5/6/2018) atau H-10 Lebaran sampai Sabtu (23/6/2018) atau H+7 Lebaran.

Kondisi itu berbeda dengan hari biasanya yang mana layanan derek gratis hanya bisa diakses masyarakat hingga pukul 22.00 WIB. Dishub saat arus mudik dan balik Lebaran juga siap melayani derek gratis sepeda motor yang rusak.

“Saat arus mudik dan balik Lebaran kami akan buka pelayanan selama 24 jam sehingga pemudik dari luar kota baik yang mengunakan mobil maupun sepeda motor tak usah khawatir ketika sampai di Solo,” kata Usman saat dimintai informasi solopos.com terkait layanan derek gratis selama arus mudik dan balik Lebaran, Jumat (1/6/2018).

Usman menerangkan tak semua masyarakat atau pemudik bisa mengakses layanan derek gratis. Dishub hanya akan mengeluarkan mobil derek jika kendaraan yang akan diderek tersebut sudah masuk wilayah administrasi Solo.

Selain itu, lokasi tujuan pemindahaan kendaraan juga mesti dipastikan terlebih dahulu masih berada di wilayah Solo. Jika masyarakat atau pemudik mampu memenuhi syarat tersebut ditambah bisa menujukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dipersilakan menghubungi call center Dishub dengan nomor 08 222 10000 59.

“Kami menyadari keberadaan layanan derek gratis ini menganggu bisnis pengusaha derek di Solo. Namun, demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat, kami tetap akan operasikan mobil derek ini. Kami akan konsisten hanya melayani penjempuan dan pengantaran kendaraan di wilayah Solo. Jika sampai luar kota, silakan hubungi pengusaha derek,” jelas Usman.

Usman menyampaikan Dishub telah berkoordinasi dengan para pengusaha perbengkelan di Solo yang tergabung dalam Paguyuban Bengkel Solo (Pabeso) untuk persiapaan menyambut arus mudik dan balik Lebaran.

Sebagian pengusaha bengkel tersebut diminta untuk bisa buka selama 24 jam saat Dishub mulai memberikan pelayanan derek gratis. Tujuanya agar kendaraan para pemudik atau masyarakat yang mengalami kerusakan pada malam hari bisa ditangani langsung. Dengan begitu, para pemudik bisa segera melanjutkan perjalanan.

“Selama ini animo masyarakat dalam mengakses layanan derek gratis termasuk luar biasa. Sehari kami bisa mendapat permintaan pelayanan 4 kali hingga 5 kali. Diprediksi saat arus mudik dan Lebaran nanti permintaan akan naik. Semoga tetap bisa kami layanan. Idealnya memang Solo harus punya 2 unit sampai 3 unit mobil derek gratis,” ujar Usman.

Kabid Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo, sebelumnya membeberkan jumlah kendaraan bermotor yang memasuki jalanan Kota Bengawan pada arus mudik dan balik Lebaran 2018 diprediksi mencapai 8,1 juta unit.