Lokasi Rawan Macet, Polresta Solo Waspadai Pasar Nongko dan Purwosari

ilustrasi arus mudik Lebaran. (Solopos/dok)
06 Juni 2018 16:15 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Polresta Surakarta mewaspadai dua lokasi rawan macet di dalam kota selama arus mudik  dan balik Lebaran 2018. Kedua lokasi tersebut yakni Pertigaan Pasar Nongko dan bundaran Purwosari.

“Kami sudah memetakan lokasi-lokasi rawan macet di Kota Solo saat Lebaran nanti. Hasil analisis tim di lapangan sejak awal Ramadan ada dua lokasi rawan macet di dalam kota yakni di Purwosari dan Pasar Nongko,” ujar Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo seusai apel pasukan Operasi Ketupat Candi di depan Palaza Manahan Jl. Adisucipto, Bajarsari, Rabu (6/6/2018).

Ribut mengungkapkan kedua lokasi tersebut masuk kategori rawan kemacetan di dalam kota akibat terkena dapak pembangunan Flyover Manahan Solo. Sebelum ada pembangunan Flyover Manahan Pasar Nongko tidak masuk lokasi rawan macet di dalam kota. Tahun lalu lokasi rawan macet di dalam kota berada di Kota Barat Jl. dr. Moewardi dan bundaran Purwosari.

“Kami sudah mengantisipasi kemacetan di dua lokasi tersebut dengan membentuk tim urai kemacetan. Rekayasa lalu lintas juga sudah disiapkan dengan bekerja sama dengan Dishub [Dinas Perhubungan] Solo,” kata dia.

Ribut menjelaskan ada empat pos pengamanan (Pospam) yang didirikan tahun ini yakni di Simpang Tiga Faroka, Gladag, Simpang tujuh Joglo, dan Banyuanyar. Pospam tersebut mulai aktif pada H-7 Lebaran selama 24 jam ada petugas yang berjaga.

“Kami menggelar Operasi Ketupat Candi selama 18 hari mulai 7 Juni sampai 24 Juni. Sebanyak 958 personel diterjunkan dalam pengamanan Lebaran dengan perincian 400 personel Polesta, 378 personel gabungan TNI dan Ormas, dan 100 personel Brimob,” kata dia.

Kasatlantas Polresta Kompol Imam Syafi’i mengungkapkan Satlantas menerjunkan 480 personel untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. Ia meminta petugas yang berjaga di perbatasan wilayah agar mengarahkan pemudik yang akan menuju Sragen masuk ke jalan tol Solo-Kertosono (Soker).

“Kalau kendaraan masuk ke dalam kota semua dikhawatirkan akan terjadi kemacetan. Kami mengimbau pemudik mematuhi rambu lalu lintas dan memperhatikan batas kecepatan kendaraan agar tidak menjadi korban lakalantas,” kata Imam.