Jembatan Gambiran Sragen Segera Difungsikan Kembali

Kondisi Jembatan Gambiran, Sine, Sragen, Selasa (5/6 - 2018) siang. Jembatan tersebut segera difungsikan kembali menyusul telah rampungnya perbaikan yang dilakukan beberapa pekan terakhir. (Solopos/Kurniawan)
06 Juni 2018 07:00 WIB Kurniawan Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN--Pembangunan Jembatan Gambiran sisi selatan di Kelurahan Sine, Kecamatan/Kabupaten Sragen, yang semula mengalami kerusakan dan rawan ambrol, telah rampung. Dalam waktu dekat jembatan itu kembali difungsikan, dan bisa dilalui para pemudik Lebaran 2018.

Pantauan Solopos.com, Selasa (5/6/2018), sudah tidak ada lagi pekerja yang mengerjakan jembatan itu. Tapi barikade yang dipasang untuk menutup jalur menuju bagian jembatan yang sebelumnya diperbaiki, masih terpasang. Tapi beberapa pengendara motor nekat menerabas barikade itu.

Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Dedy Endriyatno, saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Selasa, mengonfirmasi telah rampungnya perbaikan tahap I yaitu sisi selatan Jembatan Gambiran. "Jembatan segera dibuka, difungsikan kembali, karena perbaikannya sudah selesai. Artinya masa perbaikan yang kami patok sejak awal sesuai realisasi. Tak ganggu pemudik," ujar dia.

Dedy mengaku sangat bersyukur proses perbaikan Jembatan Gambiran tidak menabrak agenda kedatangan arus mudik. Sebab Jembatan Gambiran berada di jalur vital Jl. Raya Sukowati.

Bila hingga kedatangan pemudik perbaikan jembatan belum selesai, dia meyakini arus mudik akan tersendat di Sragen. "Kita wajib bersyukur pembangunan bisa selesai tepat waktu," kata dia.

Dedy menjelaskan cepatnya perbaikan jembatan tak lepas dari langkah penunjukan langsung (PL) pengerjaan proyek. Bila dilakukan mekanisme lelang, waktu yang ada tak mencukupi."Tidak mungkin dilakukan lelang saat itu dengan pertimbangan kami mengejar waktu masa mudik Lebaran. Sesuai regulasi, dengan pertimbangan tertentu boleh pakai penunjukkan," urai dia.

Dedy menerangkan perbaikan tahap II jembatan yaitu sisi utara akan dilakukan setelah Lebaran 2018. Anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan jembatan sisi utara sama dengan sisi selatan. Perbaikan tahap II harus dilakukan untuk menjamin konstruksi jembatan kuat dilalui kendaraan berat. Selama ini diduga Jembatan Gambiran menahan beban melebihi batas maksimalnya.