Rest Area Mudal Boyolali Kebanjiran Permintaan BBM dari Pengguna Tol

Petugas menuang BBM ke mobil milik pemudik di rest area Mudal, Boyolali, Sabtu (9/6 - 2018). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
09 Juni 2018 22:10 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Rest area di kawasan Mudal, Boyolali, kebanjiran permintaan bahan bakar minyak (BBM) kendaraan pemudik yang melintas di jalur tol fungsional Salatiga-Boyolali, Sabtu (9/6/2018). Kebanyakan pengendara itu membeli BBM di rest area tersebut sebagai antisipasi kehabisan di tengah jalan.

Pada hari kedua difungsikannya tol tersebut, puluhan kendaraan pemudik datang silih berganti ke rest area di kilometer 482 itu. Selain beristirahat melepas lelah, mereka memanfaatkan layanan penjualan BBM dari Pertamina untuk mengantisipasi kehabisan bekal di tengah perjalanan.

“Sebenarnya tujuan saya sudah dekat dan BBM masih ada dua strip [di layar indikator]. Tapi ya jaga-jaga lah kalau ada apa-apa di jalan kan BBM cukup,” kata Handy, pemudik Jakarta yang akan menuju Kartasura, Sukoharjo.

Dia membeli Pertamax yang sudah dikemas dalam kaleng berukuran 10 liter. “Sepuluh liter saja cukup,” imbuhnya.

Pemudik lain, Hananto, yang akan menuju Jawa Timur sengaja mampir ke rest area karena persediaan BBM mobilnya memang sudah menipis. “[BBM] sudah tipis karena sejak Salatiga sudah cari tapi belum nemu. Makanya saya mengisi di sini,” kata dia.

Sementara itu, PT Pertamina menyiagakan 12 drum BBM siap tuang untuk melayani kendaraan pemudik di rest area Mudal. BBM tersebut terdiri atas 5 drum Pertamina Dex dan 7 drum Pertamax. Masing-masing drum berisi 200 liter BBM.

Seorang petugas Pertamina mengatakan sejak pagi hingga siang sudah terjual tiga drum. “Yang Pertamina Dex 1 drum, yang Pertamax 2 drum. BBM ini dijual dengan harga sama dengan SPBU Pertamina yaitu Rp10.100 untuk Pertamina Dex dn Rp8.900 untuk Pertamax,” ujar petugas tersebut.

Selain menyiagakan BBM dalam drum siap tuang, disiagakan pula satu unit truk tangki BBM di tempat yang sama.