Cegah Ngglondor, Ban Dipasang di Tanjakan ke Candi Cetho Karanganyar

Kendaraan melaju di jalan menuju kawasan Candi Cetho di Kecamatan Jenawi, Karanganyar, Sabtu (16/6 - 2018). (Solopos / Akhmad Ludiyanto)
16 Juni 2018 19:30 WIB Akhmad Ludiyanto Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR — Warga Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Karangayar, memasang ban bekas pada pengaman jalan menuju lokasi Candi Cetho. Pemasangan ban bertujuan sebagai penyelamat atau mengurangi dampak kerusakan kendaran jika terjadi kecelakaan di lokasi tersebut.

Pada musim liburan Lebaran, lokasi wisata Candi Cetho banyak dikunjungi wisatawan dari luar daerah. Seperti terlihat pada Lebaran hari kedua atau Sabtu (16/6/2018), kendaraan pengunjung mulai berdatangan ke lokasi tersebut.

Untuk sampai ke lokasi, mereka harus menempuh jalan yang sangat menanjak khususnya pada kilometer terakhir mendekati kawasan candi. Pengemudi harus memasang gigi rendah agar lebih kuat menanjak.

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan akibat kendaraan tak kuat menanjak, warga melakukan sistem buka turup untuk memberikan prioritas kepada kendaraan yang menanjak. Sedangkan kendaraan yang turun dihentikan warga untuk memberikan kesempatan kepada kendaraan dari arah sebaliknya.

Meski sudah diterapkan sistem buka tutup itu, warga juga melakukan antisipasi lain berupa pemasangan ban bekas di tikungan-tikungan yang berbahaya. “Kecelakaan tidak kami harapkan. Tapi kami mengantisipasi agar kalau terjadi kecelakan, dampaknya bisa dikurangi. Apalagi banyak pengunjung luar kota yang belum terbiasa dengan medan menanjak seperti di sini,” ujar Ngadino, warga setempat saat berbincang dengan Solopos.com di lokasi.

Warga lain, Taryono, menambahkan antisipasi ini juga bukan tanpa dasar. Beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan di tanjakan, ketika sebuah mobil gagal menanjak dan akhirnya keluar jalur.

“Selain mobil, sepeda motor ada juga yang gagal mengerem di turunan sehingga menabrak pembatas jalan. Nah ban-ban ini untuk mengurangi dampak kecelakaan,” kata dia.
Warga tersebut mengatakan pemasangan ban dilakukan sejak awal bulan puasa tahun ini untuk menyambut pengunjung pada liburan Lebaran.