Curhatan Pemudik Bermotor Ini Bikin Pengendara Lain Cengar-Cengir

Pengendara motor melintas di jalan Solo-Jogja, perempatan dekat Pengadilan Negeri (PN) Klaten, Sabtu (16/6 - 2018). (Solopos/Ponco Suseno)
17 Juni 2018 13:30 WIB Ponco Suseno Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Meski sudah ada layanan mudik  gratis menggunakan bus dan sepeda motor diangkut truk, masih banyak perantau dari Jakarta yang pulang ke kampung halaman di Soloraya mengendarai sendiri sepeda motor mereka.

Ada yang menarik dari salah satu pemudik bersepeda motor yang melintas di jalanan di dekat Pengadilan Negeri (PN) Klaten, Sabtu (16/6/2018) siang. Seolah ingin mencurahkan isi hati (curhat), pemudik tersebut memasang selembar kertas dengan tulisan di bagian belakang sepeda motor Honda Grand-nya sehingga dapat dibaca orang-orang.

Tulisan di kertas itu berbunyi: "Sepurane Mak, Durung Iso Nggowo Calon Mantu Tapi Mung Iso Gwo Parsel" yang kurang lebih artinya "Maafkan saya Mak, Belum Bisa Bawa Pulang Calon Menantu Tapi Cuma Bisa Bawa Parcel".

Di sepeda motornya, pria berhelm merah itu memang membawa barang mirip bingkisan. Banyak pengendara lain yang dibuat senyum-senyum dan cengar-cengir membaca tulisan "curhatan" pemuda itu. Apalagi saat sepeda motor itu berhenti di perempatan jalan  karena lampu lalu lintas menyala warna merah, tulisan di sepeda motor itu jadi pusat perhatian.

“Saat melihat tulisan itu kesan yang muncul lucu. Bagi saya, ini bagian dari hiburan saat mengendarai kendaraan  di jalan. Usilnya dapat menarik perhatian yang lainnya,” kata warga Klaten Zakaria, 39, saat ditemui Solopos.com di Klaten, Sabtu.

Arus lalu lintas di sepanjang jalan Solo-Jogja mengalami peningkatan volume secara signifikan saat memasuki H+1 Lebaran itu. Meski demikian, arus lalu lintas di jalan Solo-Jogja relatif lancar.