Kawasan Wonogiri Kota Padat, Lalu Lintas Dialihkan

Situasi lalu lintas di kawasan Peremptan Ponten, Wonogiri, Senin (19/6 - 2018). (Solopos/Rudi Hartono)
18 Juni 2018 17:25 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Arus lalu lintas di kawasan kota Wonogiri meningkat signifikan pada Senin (18/6/2018) karena banyak warga boro yang hendak kembali ke perantauan setelah beberapa hari merayakan Lebaran di kampung halaman.

Akibatnya lalu lintas di sejumlah lokasi di kawasan kota dialihkan dan traffic light dibuat flash atau menyala kedip-kedip agar tak macet. Pantauan Solopos.com, Senin, kepadatan lalu lintas di kawasan kota terjadi sejak pagi.

Jalan kota merupakan jalur utama bagi kendaraan dari arah Solo/Sukoharjo yang menuju wilayah lain di Wonogiri, Pacitan, dan Ponorogo, atau sebaliknya. Kepadatan lalu lintas terjadi di persimpangan ber-traffic light, seperti kawasan persimpangan Klampisan, perempatan Ponten, pertigaan Kerdu Kepik, perempatan Wonokarto dekat RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, perempatan Pokoh, dan perempatan Ngadirojo.

Masing-masing lokasi terjadi kepadatan lalu lintas di lajur keluar Wonogiri. Arus di lajur masuk Wonogiri relatif lancar.

Atas kondisi itu pihak terkait mengalihkan arus kendaraan yang menuju kawasan kota. Kendaraan dari arah Sukoharjo yang melintas di pertigaan Klampisan dialihkan melalui jalan ke arah Alas Kethu.

Kendaraan yang melintas di pertigaan Kerdu Kepik juga dialihkan menuju arah Alas Kethu. Sementara kendaraan dari Jl. Pemuda II dekat Kantor DPRD Wonogir i dan dari perempatan Ponten tidak boleh melintas ke arah Alas Kethu agar arus dari Klampisan-Alas Kethu lancar.

Seiring berjalannya waktu volume kendaraan semakin meningkat. Setelah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Wonogiri, Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri akhirnya membuat traffic light menyala kedip-kedip warna kuning yang berarti kendaraan boleh melintas dengan hati-hati mulai pukul 10.00 WIB.

Kendati demikian di lokasi tetap dipantau petugas Satlantas sambil mengatur lalu lintas. Setelah pengaturan diterapkan arus lalu lintas lebih lancar dari sebelumnya.

Kabid Lalu Lintas Dishub Wonogiri, Sulardi, kepada Solopos.com, mengatakan Senin tersebut merupakan puncak arus balik. Dia memprediksi kepadatan lalu lintas masih akan terjadi pada Selasa dan Rabu (19-20/6/2018).

Menurut dia, kemungkinan besar banyak perantau yang akan kembali ke perantauan pada Senin-Rabu karena perusahaan swasta mulai masuk kerja Rabu mendatang. Sementara dinas di instansi pemerintah akan mulai aktif Kamis (21/6/2018).

Kendati demikian Sulardi menilai lalu lintas bakal lancar karena tol fungsional dari Solo-Salatiga-Semarang dibuka mulai Senin selama 24 jam. Informasi yang dia peroleh tol dibuka khusus untuk arus balik.

“Peningkatan volume kendaraan di Wonogiri mulai terjadi sejak kemarin [Minggu, 17/6/2018]. Lantaran padat kendaraan dari Nguntoronadi yang akan menuju Sukoharjo/Solo atau wisata waduk [Wisata WGM]/arah Wuryantoro kami alihkan melalui Pondok-JLK [jalan lingkar kota]. Bagi yang ingin ke arah Sukoharjo bisa melalui Tugu Kalpataru, Wuryorejo, sedangkan bagi yang ingin ke wisata waduk/arah ke Wuryantoro dapat melalui Pencil dekat Mapolres Wonogiri,” ucap Sulardi.

Terpisah, Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Dwi Erna Rustanti, menyampaikan tidak ada kemacetan di Wonogiri. Menurut dia, kepadatan lalu lintas yang terjadi masih wajar karena pemudik banyak yang mulai kembali ke perantauan.