Bakdan Ing Balekambang 2018 Tetap Meriah Meski Gratis

Pengunjung Taman Belekambang berfoto dengan latar belakang sosok penari Brojo Debto saat acara Bakdan ing Balekambang, Minggu (17/6 - 2018). (Solopos/Irawan Sapto Adhi)
19 Juni 2018 03:00 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO--Pepatah harga menentukan kualitas sepertinya tak berlaku bagi penyelenggaraan acara Bakdan ing Balekambang 2018. Sejumlah pengunjung mengaku tetap puas dengan pelaksanaan acara yang mulai tahun ini digratiskan tersebut.

Beberapa pengunjung bahkan menyatakan acara Bakdan ing Balekambang pada tahun ini lebih meriah ketimbang penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

Seorang pengunjung Taman Balekambang asal Sukoharjo, Fajar, 38, mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang pada tahun ini menggratiskan tiket masuk Taman Balekambang saat acara Bakdan ing Balekambang 2018.

Dia sangat mendukung kebijakan tersebut karena bisa mempertahankan image Taman Balekambang sebagai ruang publik yang ramah bagi rakyat. Fajar menilai kurang pas jika masyarakat harus bayar ketika ingin masuk Taman Balekambang pada hari tertentu.

"Sekarang masuk gratis. Bagus sekali itu. Tapi meskipun gratis, acaranya tetap dibuat meriah. Bahkan saya lihat lebih sip ketimbang penyelenggaraan pada tahun lalu," kata Fajar yang mengaku rutin mengunjungi Taman Balekambang setiap kali tiba libur Lebaran tersebut, Minggu (17/6/2018).

Fajar membeberkan beberapa hal yang membuat dirinya menilai acara Bakdan ing Balekambang 2018 lebih meriah ketimbang Bakdan ing Balekambang 2017, antara lain pertunjukan seni budaya lebih sering dan lebih banyak.

Ornamen yang digunakan lebih spektakuler pada tahun ini. Dia menilai kesamaan acara Bakdan ing Balekambang tahun ini dengan tahun lalu hanya terletak pada keberadaan stan-stan produk kuliner dan kerajinan.

"Seingat saya pada tahun kemarin tidak banyak ornamen yang dipasang. Beda dengan tahun ini. Malah sekarang ornamennya dibikin dengan gaya etnik menggunakan bahan dasar bambu. Jadi menarik juga buat foto-foto. Kemudian soal pertunjukan, seingat saya pada tahun lalu itu [penampil] sering istirahatnya. Tapi kalau sekarang yang tampil di panggung ada terus," beber Fajar yang enggan disebut nama lengkapnya.

Diketahui pada libur Lebaran tahun ini pengunjung Taman Balekambang tak ditarik retribusi karena UPT Kawasan Wisata Dinas Pariwisata (Disparta) Solo tak melakukan lelang pihak ketiga. Hal itu merujuk pada masukan dari kalangan legislator yang pernah disampaikan dalam rapat evaluasi PAD Komisi II DPRD Solo pada 2017 lalu.

Penarikan biaya masuk Taman Balekambang saat ada event tertentu dianggap kalangan legislatir tak punya dasar regulasi yang jelas. Pelaksanaan Bakdan ing Balekambang 2018 lantas diatasi sendiri oleh UPT Kawasan Wisata dengan dibantu oleh para pelaku usaha dan pegiat seni budaya yag selama ini "hidup" di taman tersebut.

Kepala UPT Kawasan Wisata Disparta Solo, Sumeh, sebelumnya menjamin penyelenggaraan Bakdan ing Balekambang tahun ini bakal tetap semarak seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya meski digarap langsung oleh UPT Kawasan Wisata.

Dia membeberkan kegiatan Bakdan ing Balekambang 2018 antara lain pentas seni musik dan pertunjukan setiap harinya, pameran dolanan tempo doeloe, pameran lukisan, wahaha permainan anak, aneka jajanan, dan loka karya kerajinan dari bahan janur. Puncak acara Bakdan ing Balekambang 2018 lantas akan diadakan pada 24 Juni dengan pengadaan kegiatan pembagian 1.000 Takir Jajanan Pasar.

Seorang pengunjung asal Boyolali, Gondo, 55, juga menganggap penyelenggaraan acara Bakdan ing Balekambang 2018 lebih menarik ketimbang tahun lalu. Dia menilai sangat pas pelaksanaan acara Bakdan ing Bekambang dibalut dengan tema atau konsep seni budaya tradisional.

Gondo mengapresiasi penyediaan alat permainan eggrang, gapura hingga spot selgie dari bahan bambu, workshop kerajinan janur, hingga pertunjukan tari dan musik tradisonal pada event Bakdan ing Balekambang 2018. Dia berharap kualitas pelaksanaan acara Bakdan ing Balekambang bisa terus dipertahankan, termasuk kebijakan tarif gratis bagi pengunjung.