Pemakaian Listrik Soloraya Turun 39% Selama Libur Lebaran

ilustrasi PLN. (Antara)
20 Juni 2018 10:35 WIB Bayu Jatmiko Adi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pemakaian listrik selama libur Lebaran di Soloraya turun 39% dibanding hari-hari biasa. Kontribusi paling besar terhadap turunnya konsumsi listrik tersebut adalah banyaknya perusahaan dan perkantoran yang libur.

"Kalau perkantoran jumlahnya tidak signifikan. Penurunan konsumsi ini lebih banyak dipengaruhi liburnya pabrik atau perusahaan yang penggunaan listriknya tinggi," kata Manajer Area PT PLN Surakarta, Mundhakir, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (19/6/2018).

Mundhakir menyebutkan beban puncak pada hari biasa mencapai 670-680 mega watt. Sedangkan pada momentum Lebaran turun menjadi 408 mega watt. Konsumsi paling rendah yakni hanya 340 mega watt pada beban puncak terjadi pada hari H Lebaran, Jumat (15/6/2018), kemudian kembali naik menjadi 460 mega watt pada Senin (18/6/2018).

Diperkirakan saat pabrik sudah beroperasi konsumsi listrik  akan kembali naik. Sedangkan terkait penggunaan listrik rumahan yang disebabkan banyak masyarakat libur sehingga menambah aktivitas di rumah, jumlah bebannya tidak signifikan.

Per triwulan I tahun ini jumlah pelanggan listrik PLN  area Surakarta mencapai 1,324 juta pelanggan. Sebanyak 1,225 juta pelanggan di antaranya adalah pelanggan rumah tangga dengan konsumsi energi yang tidak besar, hanya sekitar 20%. Sedangkan konsumsi energi terbesar ada di sektor industri dan bisnis.

Kemudian mengenai masalah pelayanan jaringan, dia menyebutkan tidak ada gangguan yang parah. Tidak ada gangguan yang disebabkan permasalahan kapasitas trafo. Selama Lebaran, ada tiga laporan gangguan yang disebabkan faktor eksternal.

Ketiganya disebabkan gangguan dari binatang, yaitu burung dan tokek. Gangguan itu pun dapat tertangani dalam waktu kurang dari dua jam.

Sebelumnya Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Solo, Wahyu Haryanto, mengatakan seperti tahun-tahun sebelumnya, pengusaha anggota Apindo memberikan libur Lebaran kepada karyawan sesuai ketentuan pemerintah. Bahkan sebelumnya Apindo Solo telah mengirimkan pemberitahuan libur bersama Lebaran 2018 ke para anggotanya.

"Pada H-7 Lebaran pun sudah ada yang meliburkan karyawannya," kata dia belum lama ini.