Kecelakaan Sragen: Kecelakaan Beruntun, Ayah dan Anak Meninggal, Ibu Selamat

Mobil Daihatsu Xenia mengalami ringsek bagian depan kanan setelah menabrak motor Honda Beat yang dikendarai Agus Tunarso di lokasi kejadian depan SPBU Bener, Ngrampal, Sragen, Rabu (20/6 - 2018). (Istimewa)
20 Juni 2018 23:54 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN - Kecelakaan beruntun antara dua mobil dan satu motor terjadi di Jl. Sragen-Ngawi, depan Stasiun Pengisian Bahan Bajar Umum (SPBU) Bener, Ngrampal, Sragen, Rabu (20/6/2018) seputar pukul 14.30 WIB. Sepasang suami istri (pasutri) dan satu orang bocah laki-laki menjadi korban dalam kecelakaan lalu lintas tersebut.

Pasutri tersebut adalah Agus Tunarso, 38, dan Sriyatun, 32, warga Dukuh/Desa Saradan RT 006/RW 002, Karangmalang, Sragen. Sementara anak laki-laki mereka bernama Anas Nur Zaini, 7, yang bakal masuk sekolah dasar (SD) pada tahun ini. Mereka dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Soehadi Prijonegoro. “Mereka tiba di IGD RSUD sekitar pukul 15.00 WIB,” ujar Dedy petugas forensik RSUD saat ditemui Solopos.com, Rabu malam.

Kepala Kamar Mayat RSUD Sragen, Sukadi Ayub, menyampaikan bocah laki-laki itu akhirnya meninggal di IGD RSUD Sragen dan kemudian dibawa ke kamar mayat. Setelah beberapa jam kemudian, kata dia, ayah si bocah itu, yakni Agus Tunarso juga ikut meninggal dunia. “Jenazah disucikan di kamar mayat dan diantar ke rumah duka pada pukul 21.30 WIB,” ujarnya.

Sukadi menjelaskan kondisi Sriyatun masih dirawat intensif di RSUD Sragen. Sekeluarga tersebut menjadi korban kecelakaan saat mengendarai motor di depan SPBU Bener, Ngrampal, Sragen, Rabu sore karena ditabrak mobil Daihatsu Xenia. “Bocah tadi mengalami luka fatal karena leher patah. Sementara Agus juga mengalami luka fatal karena leher patah, patah tangan kiri, lengan kanan dan bagian tulang pinggang,” imbuh Mulyono, petugas kamar mayat lainnya.

Menurut keluarga korban yang enggan disebut namanya saat ditemui Solopos.com di kamar mayat, Agus yang juga pegawai negeri sipil (PNS) Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Sragen bersama keluarganya ke rumah simbahnya di Ngrampal. Mereka mengendarai motor Honda Beat warna hitam berpelan nomor AD 2238 DN. “Posisi anak di depan dan istri membonceng di belakang. Sesampainya di lokasi kejadian, ada mobil Xenia yang ngeblong dari barat dan menghatam motor korban,” ujarnya.

Kasatlantas Polres Sragen AKP Dani Permana Putra mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman saat dihubungi Solopos.com mengaku masih kroscek data. Kapolsek Ngrampal AKP Agus Irianto yang datang ke lokasi kejadian menyampaikan mobil Daihatsu Xenia itu berpelat nomor AG 789 V dari arah barat. Tapi ada lagi mobil Mitsubishi Pajero warna putih berpelat nomor B 1476 TJG dari arah timur. Posisi motor juga dari arah timur.

“Saya kurang tahu kronologinya, yang jelas motor ringsek. Mobil Xenia ringsek di bagian depan kanan, sementara Pajero ringsek sedikit di bagian belakang kanan,” tuturnya.