19 ASN Solo Bolos Siap-Siap Dapat Sanksi Berat!

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menggelar halalbihalal bersama ASN Pemkot Solo di halaman Balai Kota Solo, Kamis (21/6 - 2018). (Solopos/Muhammad Ismail)
21 Juni 2018 17:35 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 63 dari 3.061 aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Solo tidak masuk kerja pada hari pertama setelah cuti bersama Lebaran, Kamis (21/6/2018). Dari jumlah tersebut, 19 ASN diketahui tidak masuk kerja tanpa keterangan alias membolos.

“Jumlah ASN di Kota Bengawan ada 3.061 orang. Yang masuk kerja pada hari pertama ini [Kamis] setelah cuti bersama Lebaran sebanyak 2.998 orang. Kami mencatat ada 63 ASN tidak masuk kerja dengan berbagai alasan,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Solo, Rakhmat Sutomo, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis.

Rakhmat menjelaskan dari 63 ASN yang tidak masuk kerja itu perinciannya 19 orang tidak masuk kerja tanpa keterangan, 11 orang mengajukan izin, 19 orang sakit, dan 14 orang cuti hamil. ASN yang tidak masuk kerja ini hampir merata di semua organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kami menemukan ada OPD yang pegawainya masuk 100 % seperti di BKPPD dan sejumlah puskesmas di kecamatan. Sementara contoh OPD yang tidak semua ASN-nya masuk kerja yakni DPO [Dinas Pemuda dan Olahraga] sebanyak empat orang dari total pegawai 40 orang,” kata dia.

BKPPD akan mengklarifikasi 19 ASN yang tidak masuk kerja tanpa alasan itu. ASN yang mengajukan izin juga akan dimintai klarifikasi. Hal tersebut mengacu pada SE [Surat Edaran] Sekretaris Daerah (Sekda) sebelum Lebaran yang melarang ASN mengajukan izin setelah cuti bersama Lebaran.

“Kami sudah mengamankan semua surat izin yang diajukan 11 ASN itu. Kepala OPD yang membawahi 11 ASN itu nantinya juga dimintai keterangan. Siapa pun yang terbukti melakukan kesalahan akan dikenai sanksi sesuai aturan,” kata dia.

Ditanya mengenai sanksi, Rakhmat menjelaskan pemberian saksi bagi ASN yang bolos sesuai dengan PP No. 53/2010 tentang Disiplin PNS. Sanksi bisa teguran lisan, tertulis, hingga penundaan jabatan.

“Kami sudah membuat berita acara terkait ASN yang tidak masuk kerja setelah cuti bersama Lebaran. PPK [Pejabat Pembina Kepegawaian] yang nantinya akan memberikan sanksi,” kata dia.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo memastikan semua pelayanan Pemkot Solo  kembali normal setelah cuti bersama Lebaran, Kamis. Pada hari pertama masuk kerja, Pemkot Solo langsung menggelar apel di halaman Balai Kota pukul 07.00 WIB. Seusai apel dilanjutkan halalbihalal dan pengajian di pendapa Balai Kota.

“Saya akan meminta Sekda dan BKPPD untuk mengecek semua presensi ASN di hari pertama masuk kerja. ASN yang kedapatan bolos akan diberikan saksi berat sesuai PP No. 53/2010,” kata Rudy, sapaan akrab Wali Kota Solo.