Tahun Depan, Kemenhub Janji Kerahkan Lebih Banyak Bus Mudik Gratis

Puluhan bus Mudik Gratis yang diberangkatkan dari Terminal Tirtonadi Solo menuju TMII, Jakarta, Jumat (22/6 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
22 Juni 2018 19:35 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen terus menambah penyediaan bus untuk melayani masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran lewat program Mudik Gratis.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Angkutan Barang Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat Kemenhub, Deny Kusdyana, saat ditemui wartawan setelah memberangkatkan peserta Mudik Gratis arus balik Lebaran ke Jakarta di Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo, Jumat (22/6/2018) pagi.

Dia menuturkan penyediaan bus Mudik Gratis diyakini mampu membawa dampak positif pada pengurangan tingkat kepadatan arus lalu lintas dan angka kecelakaan lalu lintas akibat maraknya penggunaan kendaraan pribadi.

“Jadi Pak Menteri menyediakan kuota itu hampir 106% lebih banyak dari tahun kemarin untuk sepeda motor. Kemudian untuk penumpang juga meningkat sampai 87% untuk ketersediaan seat-nya pada tahun ini. Jadi memang kuota ini ditingkatkan terus karena memang kami coba antisipasi mengimbangi perkembangan sepeda motor atau kendaraan pribadi yang terus meningkat. Diupayakan mereka tidak menggunakan sepeda motor untuk perjalanan mudik maupun balik Lebaran,” kata Deny.

Pada penyelenggaraan program Mudik Gratis tahun ini Kemenhub menyediakan 1.130 bus untuk melayani pemudik dari Jakarta menuju 32 kota/kabupaten di Indonesia. Sementara untuk perjalanan balik Lebaran, Kemenhub hanya menyediakan 162 bus.

Disinggung soal alasan jumlah bus arus balik jauh lebih sedikit ketimbang bus arus mudik, Deny menjawab hal itu disesuaikan dengan permintaan para pemudik. Dia mengatakan jumlah peminat atau pendaftar perjalanan balik lebih sedikit dibanding mudik.

“Pelepasan bus arus balik Lebaran kami selenggarakan di beberapa lokasi, bukan hanya di Solo, tapi juga di tiga daerah lain yakni Jogja, Semarang, dan Purwokerto. Hanya memang jumlah bus arus balik yang diberangkatkan dari Solo ini yang terbanyak, yakni 69 bus dengan jumlah penumpang mencapai 3.105 orang,” jelas Deny.

Deny menyampaikan pada penyelenggaraan program Mudik Gratis tahun depan, Kemenhub bakal kembali membuka pendaftaran sistem online. Bedanya dengan tahun ini, pada tahun depan Kemenhub akan menyediakan petugas yang siap melayani pendaftaran secara manual.

Hal itu untuk mengantisipasi calon pemudik yang kesulitan mengakses jaringan Internet. Berkaca pada pengalaman tahun ini, Kemenhub mendapati sejumlah pengemudi tidak mengantongi tiket balik Lebaran. Deny meyakini hal itu terjadi karena mereka tidak mengklik pilihan perjalanan balik saat mendaftar via apliasi online.

“Tahun ini kami pakai pendaftaran online. Tapi kami tetap meminta kepada pendaftar online tersebut untuk melakukan verifikasi secara manual untuk melihat niat betul mau ikut atau tidak. Takutnya memang ada yang main-main. Saya yakin dengan sistem pendaftaran online cukup efektif dan tentu ke depan akan coba kami tingkatkan terus. Namanya sistem pasti masih ada kelemahanya. Mungkin tahun depan, kami siapkan kembali pendaftaran tidak menggunakan online. Kan kemungkinan masih ada yang gaptek,” terang Deny.

Pantauan Solopos.com, pelepasan peserta Mudik Bareng Guyub Rukun! Mudik Bahagia arus balik Lebaran di Terminal Tirtonadi Solo secara resmi dilakukan dengan pengibaran bendera start oleh sejumlah pejabat perwakilan dari Kemenhub, Polresta, Kodim 0735/Solo, hingga Pemkot Solo.