Pemkot Solo Siapkan Rp3 Miliar untuk Kelengkapan SMPN 5

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, memotong tumpeng syukuran penempatan gedung baru SMPN 5 di Jl. Ring Road, Mojosongo, Jebres, Sabtu (23/6 - 2018). (Solopos/Insetyonoto)
24 Juni 2018 19:40 WIB Insetyonoto Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan melengkapi fasilitas setiap ruang kelas SMPN 5  yang baru di Jl. Ring Road, Mojosongo, Jebres dengan penyejuk udara (AC) dan LCD. Anggaran untuk keperluan itu sudah disiapkan senilai Rp3 miliar.

Selain itu, pengadaan kelengkapan itu termasuk pembangunan pagar, pemasangan paving dan keramik lantai akan dimulai Juli 2018. Hal itu diungkapkan Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, saat berdialog dengan guru SMPN 5 di selasar gedung sekolah baru di Jl. Ring Road, Mojosongo, Jebres, Sabtu (23/6/2018).

Hadir dalam acara tersebut Kepala SMPN 5, Joko Setyo Budi Wibowo, Kepala Dinas Pendidik Solo, Etty Setyowati serta puluhan guru SMPN 5. Dalam kesempatan itu wali kota juga memotong tumpeng tanda syukuran penempatan gedung baru SMPN 5.

Gedung SMPN 5 Solo  tersebut akan mulai ditempati pada 16 Juli 2018. Untuk sementara digunakan bagi siswa baru kelas VII. Gedung baru itu belum dilengkapi fasilitas penunjang belajar apa pun.

Pemasangan AC dan LCD, serta fasilitas pendukung kegiatan belajar siswa lainnya seperti white board, menurut wali kota yang akrab disapa Rudy, dilakukan sebelum siswa kelas VII baru masuk. “Siang ini [Sabtu kemarin] saya tunggu pengajuan resmi berapa kebutuhan AC, LCD, dan white board SMPN 5,” katanya menanggapi permintaan guru SMPN 5, Ajar Santoso.

Ajar Santoso mewakili guru lainnya juga menyampaikan permintaan untuk pengadaan komputer dan presensi finger print untuk guru serta gamelan. Rudy mengatakan Pemkot Solo konsekuen untuk menyediakan fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar di lokasi baru SMPN 5 agar siswa dapat meraih prestasi terbaik.

“Fasilitas dan prestasi SMPN 5 di Mojosongo saya harapkan tidak kalah dari SMP Bintang Laut,” harapnya.

Dia menambahkan segera melakukan penambahan kapasitas daya listrik di SMPN 5 agar mampu memenuhi kebutuhan. Terkait kondisi SMPN 5 yang saat ini belum ada pagar bumi, halaman masih tanah belum dipaving, serta beberapa ruang kelas belum dikeramik, Rudy mengungkapkan segera dilengkapi.

Menurut dia, sudah ada kontraktor pemenang tender yang akan mengerjakan pembangunan tahap II SMPN 5 tersebut dengan nilai Rp3 miliar. “Juli 2018 sudah dimulai pekerjaan pembangunan pagar bumi, paving, dan keramik,” ungkap Rudy.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Solo, Etty Retnowati, menjelaskan PPDB tahun ajaran 2018/2019 masih dilakukan di gedung lama SMPN 5 di Jl. Diponegoro, Ngarsopuro. Kepada para guru SMPN 5, Etty meminta agar siap melaksanakan tugas di lokasi sekolah baru karena telah menandatangi kesediaan ditempatkan di mana pun. “Kendalrejo, Mojosongo ini masih wilayah Solo bagian timur,” ujar dia.

Di lokasi baru, Etty berharap para guru dapat mempertahankan prestasi yang telah diraih SMPN 5 selama ini. “Prestasi yang ada tetap dipertahankan bahkan lebih meningkat,” harap dia.