Ramaikan Pilgub Jateng, Gawang Lapangan Desa Diboyong ke TPS

Warga Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Boyolali, mendaftarkan diri di TPS 5 desa setempat yang bernuansa Piala Dunia, dalam Pilgub Jateng, Rabu (27/6 - 2018). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
27 Juni 2018 12:05 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI – Banyak cara dilakukan warga masyarakat untuk menyemarakkan pemungutan suara Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) yang diselenggarakan Rabu (27/6/2018).

Seperti yang dilakukan warga Gilingan Lor, Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali, warga setempat membuat tempat pemungutan suara (TPS) setempat bernuansa Piala Dunia 2018.

Selain para petugas kelompok pemungutan suara (KPPS) menggunakan jersey negara peserta Piala Dunia, lokasi TPS pun didekorasi dengan beragam aksesoris sepak bola seperti maskot dan bendera peserta Piala Dunia.

Selain itu, lahan yang masih berupa tanah itu juga diberi digaris ala lapangan sepak bola. Bahkan dua buah gawang asli berukuran mini milik lapangan desa setempat diboyong ke TPS  untuk menambah semarak Pilgub di desa tersebut. Kedua gawang ini dipasang berjajar menghadap kursi undangan.

Salah satu tokoh warga setempat Suwarno mengatakan, tema Piala Dunia dalam Pilgub Jateng ini dipilih karena waktunya bertepatan dengan musim kompetisi akbar sepak bola tersebut. “Kebetulan kan memang momen Pilgub Jateng ini bersamaan dengan pesta Piala Dunia, makanya kami bersama warga berinistif membuat TPS bernuansa Piala Dunia juga,” ujarnya di sela-sela pencoblosan.

Selain itu, Gilingan Lor merupakan kampung Piala Dunia di Kecamatan Ampel. Menjelang pembukaan Piala Dunia lalu, warga sudah menghias kampung mereka dengan nuansa Piala Dunia.

Di sisi lain, warga antusias mengikuti coblosan di TPS yang memiliki daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 650 orang asal 5 RT tersebut. Sebagian pemilih juga mengenakan jersey negara favorit mereka dalam Piala Dunia. Seperti Darmi, 65, salah satu warga, memilih jersey Brasil saat datang ke TPS. “Ya biar tambah ramai coblosannya,” ujar nenek ini sambil tertawa saat ditemui setelah memasukkan kertas suara ke kotak suara.

Sementara itu, di Kecamatan Sawit, TPS 4 di Desa Gombang menyemarakkan Pilgub dengan nuansa Jawa. Para [petugas] KPPS  menggunakan seragam lurik. “Di TPS 4 Desa Gombang temanya melestarikan budaya Jawa dengan kain luriknya,” kata seorang warga setempat, Kusnadi.