Sempat Kekurangan Logistik, Pencoblosan Pilgub Jateng di Wonogiri Lancar

Petugas PPK mengirim logistik Pilgub 2018 dengan berjalan kaki ke salah satu TPS di Desa Sendang, Kecamatan Purwantoro, Selasa (26/6 - 2018). (Solopos/Mariyana Ricky P.D)
27 Juni 2018 14:15 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018 pada Rabu (27/6/2018) di Kabupaten Wonogiri berlangsung aman dan lancar kendati panitia sempat kekurangan logistik di dua kecamatan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri, Mat Nawir, mengatakan di Kecamatan Selogiri sempat kekurangan sampul surat suara di dua tempat pemungutan suara (TPS). Sedangkan Kecamatan Baturetno ada kekurangan formulir C. Formulir tersebut digunakan untuk mencatat perolehan suara masing-masing calon pada Pilgub Jateng 2018.

“Kendala tersebut tidak berarti. Artinya dapat diselesaikan saat itu juga. Kebutuhan formulir C berjumlah sama dengan jumlah TPS di Wonogiri yakni 2.033,” kata dia kepada Solopos.com melalui layanan perpesanan Whatsapp, Rabu.

Sebelumnya, pada Selasa (26/6/2018), KPU menghancurkan 5.110 lembar surat suara. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari surat suara yang tidak terpakai, rusak, dan sisa surat suara yang tidak terdistribusikan.

Pemusnahan disaksikan Kapolres Wonogiri  AKBP Robertho Pardede, anggota Panwaslu Wonogiri, dan instansi terkait lain. Ihwal real count, KPU Wonogiri bakal memulai penghitungan suara berdasar berita acara dari masing-masing TPS.

Penghitungan di tingkat KPU dilakukan setelah TPS menyelesaikan penghitungan yang diprediksi selesai maksimal pukul 15.00. Selanjutnya, berita acara fisik diserahkan ke KPU paling lambat Rabu malam sekira pukul 19.00 WIB. Rabu tengah malam, Mat Nawir memperkirakan angka partisipasi termasuk perolehan hasil pencoblosan bakal diperoleh 100%.