Kepala Inspektorat Sragen Ikut Seleksi Calon Sekda Solo

ilustrasi mutasi pejabat. (Solopos/Dok)
18 September 2018 17:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Tujuh pejabat eselon II siap bertarung dalam bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Solo. Satu pejabat di antaranya berasal dari Kabupaten Sragen.

Pejabat dari Sragen tersebut adalah Kepala Inspektorat Sragen Wahyu Widayat. Wahyu mendaftar di detik-detik terakhir pendaftaran dan dinyatakan memenuhi syarat (MS) secara administratif.

Berdasarkan data dihimpun Solopos.com, ada delapan pejabat eselon II yang mendaftar ikut seleksi calon Sekda Solo.

“Ada delapan pelamar, tujuh pelamar merupakan pejabat Pemkot Solo dan satu pelamar dari Kabupaten Sragen. Dari hasil verifikasi berkas administrasi, satu pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat [TMS],” kata Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Anwar Hamdani ketika dijumpai wartawan di Balai Kota seusai rapat pleno penetapan calon Sekda Solo, Selasa (18/9/2018).

Merujuk aturan, calon Sekda dipersyaratkan usia maksimal 56 tahun terhitung saat dilantik. Pembatasan usia maksimal 56 tahun agar jika pejabat bersangkutan nanti terpilih menjadi Sekda masih punya kesempatan bekerja selama empat tahun sebelum pensiun.

Aturan ini memang baru diberlakukan sekarang. Akibat persyaratan itu, ada satu pelamar yang terpaksa dinyatakan tidak lolos ke tahapan selanjutnya.

Bagi pelamar yang memenuhi syarat administrasi, mereka akan mengikuti tahapan pemaparan makalah mengenai visi dan misi sekda. Makalah tersebut menjadi persyaratan khusus bagi calon sekda yang wajib disertakan.

Selain itu pelamar akan mengikuti uji gagasan pada Kamis (20/9/2018). “Mekanisme penyeleksian calon sekda dilakukan secara ketat,” katanya.

Nantinya pansel menetapkan tiga nama calon sekda. Kemudian ketiga nama itu disodorkan ke wali kota untuk dipilih satu nama dan dilanjutkan ke Gubernur Jawa Tengah untuk mendapat persetujuan.

Penjabat (Pj.) Sekda Solo Untara mengatakan persyaratan administrasi calon Sekda kali ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya tidak ada pembatasan usia, sekarang peserta seleksi dibatasi maksimal berusia 56 tahun.

Dengan kondisi ini tak sedikit pejabat senior di lingkungan Pemkot terpaksa tak bisa mengikuti seleksi bursa Sekda Solo. "Banyak yang usinya sudah lebih 56 tahun. Jadi banyak pejabat senior yang tidak bisa ikut seleksi Sekda," kata Untara.

Beberapa pejabat yang bakal memasuki masa purna tugas di antaranya dua staf ahli wali kota yakni Basuki Anggoro Heksa dan Budho Laksana yang bakal pensiun tahun ini. Kemudian yang pensiun tahun depan ada Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Subagiyo, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP2APM) Widdi Srihanto, Asisten Administrasi Umum Eny Tyasni Susaza dan Kepala Dinas Sosial Rohana.

“Bahan baku calon Sekda dari Pemkot sebenarnya cukup banyak. Tapi karena ada faktor pembatasan usia itu sehingga peluangnya semakin kecil,” katanya.

Berikut daftar peserta seleksi calon Sekda Solo:
1. Siti Wahyuningsih (Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo)
2. Rakhmat Sutomo (Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Solo)
3. Sutarjo (Kepala Satpol PP Solo)
4. Suwarto (Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Solo)
5. Gatot Sutanto (Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Solo)
6. Ahyani (Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Solo)
7. Wahyu Widayat (Kepala Inspektorat Kabupaten Sragen)