Pemerintah Desa Kalikotes Klaten Garap Bumi Perkemahan

Warga melintas di gerbang kawasan Bumi Perkemahan Tirta Mulya Dukuh Sumberejo, Desa Kalikotes, Kalikotes, Klaten. (Solopos - Cahyadi Kurniawan)
19 Oktober 2018 19:10 WIB Cahyadi Kurniawan Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Pemerintah Desa Kalikotes, Kecamatan Kalikotes, Klaten mulai tertarik menggarap bumi perkemahan seluas 1,5 hektare di Dukuh Sumberejo, Desa Kalikotes, sebagai penyumbang pundi-pundi kas desa. Di lahan tanah kas desa itu menurut rencana bakal dikembangkan wisata air tubing, outbound, hingga perkemahan.

Kepala Desa (Kades) Kalikotes, Kecamatan Kalikotes, Ponidi, mengatakan posisi bumi perkemahan yang berada di lembah sungai Lorog Indah menambah nilai jual lokasi itu. Selain berkegiatan di darat, pengunjung bisa melakukan kegiatan air dengan tubing sejauh total 2,5 kilometer. “Ada dua sesi yang bisa dinikmati yakni dari tuber ke lapangan sekitar 1 km dan tuber ke hilir sekitar 1,5 km,” ujar dia, saat ditemui Espos di kantornya beberapa waktu yang lalu.

Sebagai persiapan, lanjut Ponidi, Pemdes Kalikotes menyiapkan dana Rp100 juta dari Dana Desa untuk pembangunan fasilitas MCK dan tower air. Ia juga membikinkan pelebaran akses menuju lokasi. Tak hanya itu, di lokasi juga tengah dibangun musala, dan jalan dari Bantuan Keuangan Khusus senilai Rp150 juta. Pohon-pohon di lokasi perkemahan juga dirapikan belum lama ini.

Kapasitasnya kalau dipakai penuh bisa mencapai seribu orang. Selama ini sudah dipakai untuk berkemah atau outbond sejumlah instansi pendidikan. Mereka belum dipungut retribusi masuk tapi baru dana sukarela untuk kebersihan,” terang dia.

Menurut Ponidi, lokasi Bumi Perkemahan Tirta Mulya Kalikotes memiliki sejumlah keunggulan dibanding objek wisata sejenis lainnya. Keunggulan itu yakni jarak dekat dengan Kota Klaten sekitar lima kilometer, dekat pasar desa, dekat kantor kecamatan, dan dekat dengan sekolah-sekolah.

Lokasi itu masih dimanfaatkan secara spontanitas oleh komunitas-komunitas sungai. Ke depan, akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa Tirta Nusantara sebagai sumber PAD [Pendapatan Asli Desa],” terang Ponidi.

Tak hanya itu, tahun ini Pemdes Kalikotes mendapatkan bantuan unit pengolahan sampah 3R dari Pemkab Klaten. Bantuan itu berupa bangunan dan sejumlah mesin pengolah sampah. Saat ini, TPS itu masih dalam proses konstruksi dan diperkirakan mulai beroperasi pada awal 2019. “Setelah ini ada pendidikan soal pengelolaan sampah. Kami berharap sampah bisa menjadi sumber PAD bagi desa,” harap Ponidi.