Pemkot Solo Tak Yakin Tes CPNS Digelar Lusa, Ini Alasannya

Ilustrasi tes CAT CPNS (Setkab.go.id)
24 Oktober 2018 12:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tak yakin tes seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Solo akan digelar sesuai jadwal, Jumat-Sabtu (26-26/10/2018). Jadwal tersebut dimungkinkan mundur.

Hal itu karena hingga kini Pemkot belum mendapat kepastian terkait jadwal pelaksanaan tes seleksi CASN bagi Kota Solo.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Solo Rakhmat Sutomo mengatakan masih menunggu informasi jadwal seleksi CPNS dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Dapat informasi ada perubahan jadwal tesnya. Awalnya untuk Solo dijadwalkan pada 26-27 Oktober, tapi sepertinya mundur,” kata dia ketika berbincang dengan wartawan di ruang kerjanya, Selasa (23/10/2018).

Rakhmat memperkirakan jadwal seleksi tes CPNS untuk Solo kemungkinan dilaksanakan 27-30 Oktober. Perubahan jadwal tes dikarenakan adanya perampingan jumlah peserta yang akan mengikuti tes per gelombangnya.

Semula direncanakan ada 700 peserta per gelombang. Namun kemudian dirampingkan menjadi 450 peserta yang akan mengikuti tes per gelombang.

“Ini kita tinggal tunggu jadwal tesnya. Mudah-mudahan secepatnya turun. Dengan durasi tes per gelombang 1,5 jam,” katanya.

Rakhmat meminta para peserta seleksi CPNS aktif membuka laman resmi SSCN.BKN.go.id maupun portal Pemkot baik surakarta.go.id maupun BKD.surakarta.go.id.

Hal ini untuk mengetahui informasi terkait pelaksanaan ujian CPNS. Secara keseluruhan jumlah pelamar CPNS Solo 2018 ada 7.419 orang untuk 461 lowongan.

Dari jumah itu, 7.055 pelamar dinyatakan memenuhi syarat (MS) secara administrasi. Sedangkan 364 pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dengan berbagai alasan.

Para pelamar TMS telah diumumkan melalui laman resmi SSCN.BKN.go.id, berikut kesalahan administrasinya. Bagi pelamar yang memenuhi syarat akan mengikuti ujian seleksi tes kemampuan dasar (TKD) meliputi wawasan kebangsaan, sosial kultural dan intelegensi umum.

Panitia ujian dalam hal ini Badan Kepegawaian Negara menyiapkan metal detector hingga kartu ujian dengan dilengkapi barcode sebagai pengamanan seleksi CPNS.