Berusia 14 Tahun, Pelaku Pengeroyokan Boyolali Sudah Menikah dan Punya Anak

ilustrasi penganiayaan dan pengeroyokan. (Solopos/Dok)
24 Oktober 2018 18:15 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Y, 14, pelajar SMP pelaku pengeroyokan terhadap pelajar SMP lainnya di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali, Selasa (23/10/2018), ternyata sudah menikah.

Bahkan remaja laki-laki yang masih berstatus pelajar kelas IX SMP ini sudah memiliki seorang anak.

Kasatreskrim AKP Willy Budiyanto mewakili Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan, Y yang tinggal di Kiringan, Kecamatan Boyolali Kota, itu menikahi temannya yang juga masih berstatus pelajar kelas IX SMP.

“Kami mendapat informasi Y ini sudah menikah saat dia masih duduk di kelas VII SMP dan sekarang sudah punya seorang anak. Saat kami tanyakan kepada tersangka, dia [Y] mengakuinya,” ujar Willy saat ditemu di ruang kerjanya, Rabu (24/10/2018).

Menurut pengakuan Y, sehari-hari pasangan ini tetap bersekolah seperti layaknya teman-teman seusianya, sedangkan sang anak mereka dititipkan/dirawat orang tua mereka.

“Katanya anaknya dirawat orang tua agar mereka bisa tetap bersekolah,” imbuh Willy.

Disinggung mengenai proses hukum terhadap Y, Willy mengatakan tetap berjalan dan kasusnya ditangani unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Boyolali.

Sebagaimana diinformasikan, dua pelajar SMP di Boyolali, Y, 14 dan MDW, 16, ditahan polisi karena menganiaya dan mengeroyok pelajar SMP lainnya di depan Kantor DLH Boyolali, Selasa.

Dua pelajar yang jadi korban pengeroyokan yakni E, 15, dan CDP, 15, yang juga masih SMP. Mereka dikeroyok tanpa alasan yang jelas saat tengah berjalan-jalan di lingkungan perkantoran Pemkab Boyolali itu.