Ada Karnaval JKPI, Siang Ini Jl. Slamet Riyadi Solo Ditutup

Lalu lintas terlihat padat memasuki Kota Solo di Jl. Slamet Riyadi, Kerten, Laweyan, Solo, Selasa (12/6 - 2018). (Solopos / M. Ferri Setiawan)
25 Oktober 2018 10:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Jl. Slamet Riyadi Solo, Kamis (25/10/2018) siang ini akan ditutup karena ada Karnaval Budaya Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI)). Penutupan dan pengalihan arus lalu lintas dimulai pukul 13.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo Hari Prihatno mengatakan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) telah disiapkan untuk Karnaval Budaya JKPI. Karnaval Budaya tersebut akan diikuti ribuan peserta dari peserta Kongres JKPI.

Rute karnaval dari Jl. Bayangkara atau depan Stadion Sriwedari ke timur lewat Jl. Slamet Riyadi lalu ke Jl. Jenderal Sudirman dan finis di Balai Kota Solo.

“Saat Karnaval Budaya sudah dimulai dan melintas, Jl. Slamet Riyadi otomatis dimulai penutupan jalan,” kata dia kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (24/10/2018).

Penutupan Jl. Slamet Riyadi akan dilakukan bertahap dari simpang tiga Jl. Bayangkara maupun simpang empat Gendengan. Nantinya arus lalu lintas Gendengan dari barat ke selatan untuk roda empat diperbolehkan dan ke utara diarahkan ke samping flyover Manahan melintasi terowongan selatan perlintasan sebidang Manahan.

Bagi kendaraan dari simpang empat Solo Paragon ke selatan atau Jl. Cipto Mangun Kusumo tidak diperbolehkan. Begitu pula arus lalu lintas dari simpang empat Jl. Worawari dan Jl. Cipto Mangun Kusumo ke selatan tidak diperbolehkan.

“Water barrier simpang empat Jl. Jenderal Sudirman akan dibuka sebagai akses menuju ke barat, baik dari utara maupun timur,” katanya.

Selain pengalihan arus lalu lintas, Dishub juga menerapkan larangan parkir di sepanjang Jalan Slamet Riyadi yang dilalui Karnaval Budaya. Larangan parkir diberlakukan mulai berjalannya kirab Karnaval Budaya tersebut.

Dishub menyiapkan kantong-kantong parkir di antaranya Jl. Dr. Supomo, Jl. Honggowongso, Jl. Gajahmada, Jl. Kartini, Jl. Diponegoro, Jl. K.H. Ahmad Dahlan. Kemudian Jl. Imam Bonjol, Jl. Museum, Jl. Gatot Subroto, dan Jl. Yos Sudarso.

“BST [Batik Solo Trans] dari arah barat Jl. Slamet Riyadi akan dibelokkan ke kiri Jl. Cipto Mangunkusumo lalu simpang empat Solo Paragon, belok kanan Jl. Yosodipuro,” katanya.

Asisten Administrasi Umum Setda Solo Eny Tyasni Susana mengatakan ribuan peserta akan mengikuti Karnaval Budaya JKPI. Para peserta Kongres JKPI akan menampilkan berbagai potensi budaya di masing-masing daerahnya.

“Ada puluhan kabupaten/kota yang akan mengikuti karnaval budaya,” katanya.

Pasukan Karnaval Budaya dimulai dari pasukan drumben Gita Pamong Praja, Paskibra, kemudian kereta kencana bupati/wali kota peserta JKPI dan disusul delegasi dari masing-masing kabupaten/kota.