Kades Tremes Wonogiri Terlibat Korupsi Diberhentikan Sementara

Anggota staf Desa Tremes, Sidoharjo, Wonogiri, Jumadi, melayani warga di kantor desa setempat, Rabu (7/11 - 2018). (Solopos/Rudi Hartono)
12 November 2018 19:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Kepala Desa Tremes, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, Agus Juair, diberhentikan sementara dari jabatan menyusul penetapannya sebagai tersangka korupsi APB Desa Tremen 2016-2017.

Sekretaris Desa (Sekdes) Tremes, Sidoharjo, Wonogiri, Heri Purnomo, kemudian diusulkan menjadi pelaksana tugas (plt) Kepala Desa (Kades).

Heri saat dihubungi Solopos.com, Senin (12/11/2018), mengatakan dirinya diusulkan menjadi Plt. Kades berdasar keputusan rapat Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Camat Sidoharjo, dan para perangkat desa di kantor desa, Rabu (7/11/2018) lalu. 

Semua pihak menyetujui dirinya sebagai Plt. Kades. Selanjutnya Camat bersama BPD melayangkan surat permohonan penunjukan Plt. Kades kepada Bupati. Menurut Heri, surat tersebut baru dikirimkan pada Senin. “Kami masih menunggu keputusan Bupati,” kata Heri.

Saat disinggung mengenai status jabatan kades, dia menyebut kades sudah diberhentikan sementara oleh Bupati. Namun, hingga awal pekan ini dia maupun pemerintah kecamatan belum menerima surat pemberhentian sementara secara resmi.

Apabila menjadi Plt. Kades secara resmi, Heri berkomitmen mengganti pola yang diterapkan Kades sebelumnya yang mengelola keuangan desa secara tertutup. Dia akan membuka keran informasi yang dibutuhkan warga terkait pemerintahan desa dan menjalankan pemerintahan secara akuntabel. 

Menurut dia, tugas berat yang menanti adalah memperbaiki sistem kerja untuk memulihkan kepercayaan warga. Meski sulit, harapan itu bukan berarti mustahil diwujudkan. Heri meyakini dengan lebih transparan, jujur, dan berjalan bersama warga dan stakeholder, kepercayaan warga bisa pulih.

“Paling penting semua pemangku kepentingan selalu berkoordinasi dengan baik, terbuka, dan menjalankan tugas pokok dan fungsi sesuai regulasi. Dengan ikhtiar dan doa semoga Allah mengabulkan sehingga Tremes bisa berangsur bangkit dari keterpurukan,” imbuh Heri.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Wonogiri, Semedi Budi Wibowo, membenarkan Kades Tremes sudah diberhentikan sementara setelah ditetapkan sebagai tersangka. Bupati juga sudah menerbitkan surat keputusan (SK) penunjukkan Plt. Kades. Bupati menunjuk Sekdes, Heri, sebagai Plt. Kades. 

SK secepatnya akan diserahkan kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Tremes dan Camat Sidoharjo. Dia berharap kasus hukum di Tremes menjadi pelajaran bagi pemdes lainnya. 

Tindakan apa pun yang menyimpang dari ketentuan akan diproses secara hukum. Dalam rentang waktu tiga tahun ini tata kelola keuangan di dua desa di bermasalah sehingga berbuntut proses hukum. “Semoga kasus di Tremes ini yang terakhir,” kata Semedi. 

Sebelumnya, Kades Songbledeg, Kecamatan Paranggupito, juga terlibat korupsi APB Desa setempat pada 2016. Kades bernama Sutoto itu divonis bersalah dan dipidana dua tahun enam bulan penjara.