DPC PDIP Boyolali Tertibkan APK Gambar Jokowi Bermahkota

Kendaraan melintas di depan Alat Peraga Kampanye (APK) bergambar Capres Joko Widodo yang terpasang di pagar Bandara Adi Sumarmo, Ngemplak, Boyolali, Senin (12/11 - 2018) siang. (Solopos/Nadia Lutfiana Mawarni)
13 November 2018 15:15 WIB Anik Sulistyawati Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Boyolali  akan mencopot alat peraga kampanye (APK) bergambar Calon Presiden (Capres) Joko Widodo yang tersebar di Boyolali. APK tersebut menunjukkan Capres Jokowi memakai kostum tradisional jawa dengan mahkota di kepala. Berlatar warna merah, APK dilengkapi dengan logo PDIP dan kalimat Ayo Kita Bekerja untuk Rakyat.

Pantauan wartawan Solopos.com, Nadia Lutfiana Mawarnidi di Kecamatan Ngemplak, APK dipasang di sejumlah pohon di kawasan pinggir pagar Bandara Adi Soemarmo. APK juga terlihat di pagar bandara. Perhitungan Solopos.com ada sekitar empat APK bergambar sama dipasang secara berjajar. Selain APK bergambar Capres Jokowi, di lokasi yang sama juga terlihat APK bergambar Jokowi-Ma’ruf Amin. Pasangan capres-cawapres itu mengenakan baju koko, berpeci, dan menangkupkan tangan di depan dada. APK berlatar Masjid Agung Jawa Tengah itu ditulisi ucapan selamat mauled Nabi Muhammad Saw dengan angka satu tanpa logo partai pengusung.

Sekretaris DPC PDIP Boyolali, Sarno, kepada wartawan mengatakan akan segera menertibkan APK yang hanya memuat gambar Capres Jokowi beserta logo PDIP. “Kalau sudah calon presiden itu kan paling tidak satu paket, la itu Jokowi kan diusung beberapa parpol, nah di situ hanya tertera logo PDI Perjuangan, kita tidak enak dengan partai yang lain,” kata dia.

Sarno menambahkan pencopotan APK itu merupakan instruksi dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Jawa Tengah, sehingga tanpa terkecuali semua APK akan dicopot. Di Boyolali, pencopotan sudah dimulai sejak Minggu (11/11/2018) malam dengan menginstruksikan kepada seluruh pimpinan anak cabang (PAC) se-Boyolali. Pencopotan akan dilanjutkan dengan gambar serupa yang banyak menempel di angkutan umum. Meski demikian Sarno belum dapat memastikan total jumlah APK tersebut.

Meski demikian, Sarno menegaskan APK tidak dipasang oleh tim pengusung Jokowi-Ma’ruf. Apalagi pemasangan APK ada di pohon yang tidak sesuai dengan peraturan kampanye. “Kami juga tidak mau melanggar peraturan terkait pemasangan itu,” tambah dia. Hingga kini belum diketahui siapa yang memasang APK bergambar Jokowi tersebut.

Sementara itu, Humas Bandara Adi Sumarmo, Boyolali Danar Dewi sama sekali tidak mengetahui perihal pemasangan APK salah satu capres. “Meski ada di pagar kami, tapi kami sama sekali tidak diberi tahu,” kata dia.