4 Hari Tak Terlihat, Warga Solo Ini Ternyata Sudah Jadi Mayat

Ilustrasi jenazah (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
13 November 2018 19:15 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Warga Perum Maduasri, Desa Tohudan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, digegerkan penemuan mayat Muhammad Sutaki, 73, di rumah kontrakannya pada Selasa (13/11/2018) pukul 08.15 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, pedagang itu tercatat sebagai warga Jl. Sutan Syahrir, Kelurahan Setabelan, Banjarsari, Solo. Jenazah Sutaki kali pertama ditemukan warga perumahan tersebut, Sumaryono, 51.

Pegawai BUMN itu menaruh curiga karena Sutaki tidak terlihat keluar rumah selama kurang lebih empat hari. Selain itu, dia mencium bau kurang sedap dari rumah yang ditinggali korban.

Dia pun berinisiatif melaporkan kejadian itu ke Polsek Colomadu. Anggota Polsek Colomadu menanggapi laporan dengan datang ke lokasi kejadian pukul 09.00 WIB. Anggota Polsek Colomadu didampingi Sumaryono dan perangkat desa setempat, Dwijo Waluyo, 42, berupaya membuka jendela rumah.

Saat itulah tubuh Sutaki terlihat tergeletak di dalam kamar dan diduga sudah meninggal. Polisi menghubungi petugas medis dari Puskesmas 2 Colomadu.

Kapolsek Colomadu, AKP Joko Waluyono, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, menyampaikan hasil pemeriksaan dokter puskesmas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Jenazah korban diserahkan kepada keluarga, Totok Setiawan, pukul 12.00 WIB.

"Korban diperkirakan meninggal lebih dari satu hari karena kondisi tubuh korban saat ditemukan. Pemeriksaan luar tidak ditemukan bekas kekerasan," kata dia.