Disdag Solo Minta Pedagang Pasar Legi Jangan Seperti Pasar Klewer

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menyapa pedagang Pasar Legi di los pasar darurat, Rabu (14/11 - 2018) siang. (Solopos/Irawan Sapto Adhi)
15 November 2018 19:15 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Dinas Perdagangan (Disdag) Solo meminta para pedagang Pasar Legi jangan meniru pedagang Pasar Klewer yang membuat kelompok-kelompok baru setelah peristiwa kebakaran.

Kepala Disdag Solo, Subagiyo, meminta pedagang Pasar Legi bersatu atau bergabung saja dengan Ikatan Kekeluargaan Pedagang Pasar Legi (Ikappagi) Solo. Pedagang diminta bergabung dalam satu komunitas atau paguyuban saja guna memudahkan proses komunikasi.

Dia berharap para pedagang Pasar Legi jangan seperti pedagang Pasar Klewer yang membentuk beberapa kelompok setelah kebakaran. Subagiyo menilai keberadaan kelompok pedagang lebih dari satu bakal mempersulit proses koordinasi.

"Saya harap pedagang Pasar Legi tetap solid. Paguyubannya cukup Ikappagi jadi komunikasinya bisa mudah. Pokoknya para pedagang jangan sampai terpengaruh pihak luar," kata Subagiyo saat diwawancarai Solopos.com, Kamis (15/11/2018).

Subagiyo menyadari di Pasar Legi ada beberapa kelompok pedagang yang bisa membentuk paguyuban sesuai tempat mereka berjualan, seperti pedagang kios, pedagang los, dan pedagang pelataran atau oprokan.

Namun, menurut dia, tidak menjadi masalah jika para pedagang tersebut bergabung dalam satu wadah Ikappagi. Subagiyo mengatakan para pedagang malah bisa jadi mendapat kesempatan berbagi informasi lebih luas apabila bergabung dalam sebuah komunitas besar.

"Jadi nanti kalau ada kebijakan dari Pak Wali atau dari kami, informasinya bisa lebih cepat diterima semua pedagang baik pedagang kios, pedagang los, maupun pedagang oprokan," jelas Subagiyo.

Subagiyo membeberkan keuntungan lain yang bisa didapat pedagang jika hanya ada satu paguyuban pedagang di Pasar Legi, yakni bisa meminimalkan potensi konflik. Pedagang diarahkan hanya percaya terhadap informasi yang disampaikan pengurus Ikappagi.

Pedagang Pasar Legi tidak perlu membahas perbedaan informasi yang mungkin disampaikan paguyuban lain. Di sisi lain, Subagiyo meminta para pengurus Ikappagi Solo dapat bertanggung jawab.

Ketua Ikappagi Solo, Tugiman, siap menampung anggota dari kalangan pedagang kios, los, maupun oprokan. Dia bakal berusaha semaksimal mungkin membantu para pedagang tersebut, khususnya yang terdampak kebakaran pasar pada Senin (29/10/2018) lalu.

Sebagai contoh, pengurus Ikappagi Solo hingga sekarang masih membuka kesempatan bagi para pedagang los dan kios yang terbakar untuk mengumpulkan salinan surat hak pemempatan (SHP) dan KTP. Data tersebut akan dipakai Ikappagi untuk mendorong Disdag agar menyediakan lapak darurat sesuai kebutuhan.