Lelang Pasar Klewer Solo Timur Serentak dengan 12 Pasar Lain

Lahan bekas Pasar Klewer timur. (Solopos/Dok)
16 November 2018 14:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Proyek revitalisasi Pasar Klewer Solo sisi timur bakal dilelang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersamaan dengan 12 pasar tradisional lain se-Indonesia.

Lelang tersebut akan dilaksanakan bulan ini. Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo Subagiyo mengatakan pembangunan Pasar Klewer sisi timur ditangani langsung oleh Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya.

“Rencananya November sampai Desember ini dilelangkan,” kata Subagiyo ketika berbincang dengan wartawan di Balai Kota, Jumat (16/11/2018).

Saat ini seluruh dokumen pelaksanaan lelang seperti sertifikat tanah, detail engineering design (DED), rencana anggaran belanja (RAB), serta data-data pendukung telah diserahkan ke Kementerian PUPR.

Data tersebut di antaranya kondisi pasar, jumlah pedagang, omzet pasar, dan lain sebagainya. “Data-data ini sudah diverifikasi dan ditandatangani bersama,” katanya.

Subagiyo mengatakan pembangunan Pasar Klewer timur tidak dilelang sendirian. Berdasarkan hasil koordinasi terakhir, nantinya lelang pelaksanaan pembangunan Pasar Klewer sisi timur akan dilaksanakan serentak bersama 12 pasar lain di Indonesia.

“Nah kami belum tahu apakah nunggu yang lain selesai atau bagaimana. Kalau Solo sih semua [berkas dan persyaratan] sudah klir,” katanya.

Kementerian PUPR mengucurkan anggaran Rp58 miliar untuk pembangunan Pasar Klewer timur. Dokumen persyaratan terkait pengalihan anggaran pembangunan Pasar Klewer sisi timur diselesaikan Kementerian Perdagangan (Kemendag) ke Kementerian PUPR.

Hal ini karena semula anggaran pembangunan Pasar Klewer akan dibiayai Kemendag melalui dana Tugas Pembantuan (TP) pada tahun ini. Kemendag menjanjikan akan memberikan anggaran revitalisasi Klewer timur tahap pertama senilai Rp42 miliar.

Kemudian Kemendag berkoordinasi dengan Kementerian PUPR bahwa anggaran revitalisasi dikucurkan kementerian tersebut.

Wali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo meminta pembangunan Pasar Klewer timur bisa dikerjakan melalui Dirjen Cipta Karya. Dengan dibangunkannya Pasar Klewer tersebut, secara otomatis dana cadangan yang disiapkan Pemkot senilai Rp30 miliar untuk pembangunan Pasar Klewer sisi timur bisa dialihkan ke Pasar Legi.

“Jadi yang penting Klewer segera dibangun Cipta Karya, baru saya konsen ke sini [Pasar Legi]. Janjinya kan mau dibangun Kementerian PUPR lewat Cipta Karya,” katanya.

Ihwal anggaran pembangunan Pasar Klewer sisi timur senilai Rp58 miliar, Rudy sapaan akrabnya belum bisa memastikannya. Rudy akan mendesak Kementerian PUPR agar pembangunan pasar tekstil terbesar di Jawa Tengah ini bisa secepatnya dikerjakan.

“Pokoke tak kejar terus ben ndang dikerjakan,” katanya.