Libur Maulid Nabi, Bagaimana Penumpang KA dan Pesawat?

Ilustrasi Kereta Api (Antara/KAI Purwokerto)
20 November 2018 20:29 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO - Libur akhir pekan Sabtu-Minggu (17-18/11/2018) yang berselang sehari dilanjutkan libur Maulid Nabi Muhammad, Selasa (20/11/2018), membuat penumpang kereta api (KA) melonjak. Sebaliknya, penumpang maskapai penerbangan tidak menunjukkan kenaikan berarti alias biasa saja.

Marcom Manager PT KAI Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan jumlah penumpang naik terjadi pada KA jarak jauh maupun lokal. Namun, dia belum bisa menyebut persentase kenaikannya. “Okupansinya sangat tinggi. Hal ini lantaran minat masyarakat terhadap KA saat ini tinggi,” jelas dia saat dihubungi Solopos.com, Selasa.

Menurut dia, penumpang memilih perjalanan dengan KA karena mempertimbangkan aspek keselamatan dan ketepatan. Penumpang juga memperhatikan pelayanan dan kenyamanan. “Kami pantau banyak yang tidak kebagian tiket. Contohnya, Selasa sore di Stasiun Lempuyangan dan Tugu penuh. Banyak penumpang rombongan,” kata dia.

Petugas humas Bandara Internasional Adi Soemarmo, Danar Dewi, mengatakan tidak ada lonjakan penumpang yang signifikan pada penerbangan reguler sejak Sabtu lalu. Rata-rata jumlah penumpang pada akhir pekan ini 3.200 per hari. “Pada akhir [pekan] hingga awal [pekan] ini tidak ada kenaikan jumlah penumpang, meski ada hari libur,” kata dia.

Pada Sabtu (17/11/2018) ada 3.208 penumpang yang berangkat menggunakan 24 penerbangan domestik, sedangkan penumpang yang tiba 3.796 orang dalam 23 penerbangan. Ini belum termasuk tiga penerbangan umrah dengan rute Solo-Jeddah dan Solo-Madinah sebanyak 978 penumpang. Dari 50 penerbangan ini, 36 di antaranya sesuai jadwal atau on time dan 14 flight mengalami penundaan. Kondisi yang biasa juga terjadi pada MInggu (18/11/2018) dan Senin (19/11/2018).