Festival Waduk Cengklik Boyolali Digelar Minggu (25/11/2018), Ini Agendanya

Warga menggiring bebek di kawasan Waduk Cengklik, Ngemplak, Boyolali. (Solopos/Dok.)
23 November 2018 13:15 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Tahun ini Festival Waduk Cengklik di Dukuh Jayan, Desa Senting, Kecamatan Sambi, Boyolali, berubah format. Jika sebelumnya festival dilaksanakan dalam dua hari dengan berbagai rangkaian, tahun ini acara yang bakal diadakan Minggu (25/11/2018) itu berlangsung sehari dengan fokus kegiatan pada anak-anak.

Penyelenggara Festival Waduk Cengklik, Komunitas Panggon Sinau, akan bekerja sama dengan Guyub Bocah, jaringan komunitas anak asal Kecamatan Karangnongko, Klaten.

“Rencananya akan ada kreasi tanah liat, pengenalan Waduk Cengklik, menanam bunga, membuat kitiran, dan belajar menulis,” ujar penggagas Komunitas Panggon Sinau, Arif Hidayat, ketika berbincang dengan solopos.com, Kamis (22/11/2018).

Dengan menggandeng komunitas luar daerah, lanjut Arif Hidayat, akan menjadi sarana efektif mengenalkan Dukuh Jayan sebagai kampung wisata.

Selain Guyub Bocah, acara juga didukung oleh Komunitas Jejer Wadon, Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) Soloraya, Bolang Semanggi, dan Komunitas Penulis Anak Klaten (Kompak).

Meski format acara berubah, di tahun kedua ini Komunitas Panggon Sinau tetap membawa misi mempromosikan Waduk Cengklik sebagai destinasi wisata.

Warga luar Boyolali yang datang lewat komunitas itu akan berbaur dengan warga lokal Jayan. Acara yang akan dimulai sejak pagi itu juga akan diisi dengan bertukar jajanan sehat yang wajib dibawa oleh setiap orang.