Belum Diresmikan, Wisata Air Bendung Karet Tirtonadi Solo Sudah Dicoret-Coret

Salah satu coretan vandalisme di tiang pagar taman objek wisata air Bendung Karet Tirtonadi Solo, Jumat (7/12 - 2018). (Solopos/Nicolous Irawan)
07 Desember 2018 19:15 WIB Muhammad Fadhli Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Objek wisata air Bendung Karet Tirtonadi Solo rencananya baru dibuka untuk umum pada Februari 2019 mendatang. Proyek tersebut belum kelar sepenuhnya.

Namun, sejumlah coretan tangan jahil vandalisme sudah mengotori ruang terbuka itu. Berdasarkan pantauan Solopos.com, Jumat (7/12/2018), dua coretan tampak di tiang penyangga pagar.

Satu coretan berwarna merah dan lainnya hitam bertuliskan “BLACK METAL” menggunakan spidol. Seorang pekerja bangunan yang sedang mengerjakan finishing tempat wisata di tepi Kali Anyar itu, Surono, 36, mengaku sempat memergoki pelaku, Rabu (5/12/2018).

"Dua anak SMP saya lihat mencoret-coret tiang penyangga dari batu alam. Sontak, saya hentikan kegiatan mereka dan saya bersihkan coretan," kata dia.

Deputi Manajer Proyek Pembuatan Objek Wisata Air Bendung Karet Tirtonadi, Agus Purwanto, menyebut coret-coret fasilitas umum adalah perilaku orang-orang yang ingin menunjukkan identitasnya ke publik. Namun, hal itu tidak bisa dibenarkan.

“Saat ini, kami hanya bisa membuat rambu peringatan. Tapi, dalam waktu dekat, kami akan coba adakan kegiatan seni di kawasan Bendung Tirtonadi yang merangsang budaya sadar lingkungan. Misalnya lomba melukis atau kegiatan seni musik dengan moto ‘Bayar dengan sampah’,” kata Agus.

Warga sekitar, Sriyono, 58, menginginkan hal yang sama. Ia menginginkan ada wadah atau fasilitas untuk mengakomodasi bakat masyarakat dan warga pada umumnya.

Jadi kemampuan warga Solo dapat dimaksimalkan dengan cara yang tepat tanpa merusak fasilitas umum. Sistem yang baik akan terjadi apabila ada sinergi antara pemerintah dan warga sekitar.