Horor! Truk Pasir Terguling Timpa Motor di Jl Adi Soemarmo Solo

Truk bermuatan pasir terguling saat menghindari sepeda motor yang berhenti mendadak di Jl. Adi Soemarmo, Banyuanyar, Banjarsari, Solo, Selasa (11/12 - 2018) siang. (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)
11 Desember 2018 17:00 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kejadian horor yang melibatkan truk bermuatan pasir terjadi di Jl. Adi Soemarmo, Solo. Sebuah truk bak terbuka dengan muatan pasir penuh terguling dan menimpa sebuah sepeda motor yang terparkir di tepi jalur yang kerap dilalui kendaraan berat itu.

Peristiwa itu terjadi tepatnya di sebelah barat Masjid Mujahidin, Selasa (11/12/2018) siang. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Berdasarkan pantauan Solopos.com di lokasi kejadian, truk dengan pelat nomor AD 1801 BF itu terguling sehingga seluruh muatan pasir tumpah ke jalan.

Akibat insiden itu, seluruh bagian kaca depan truk pecah dan seluruh jendela kaca terlepas. Sementara itu, sepeda motor mengalami kerusakan yang cukup parah. Truk berhasil dievakuasi dengan menggunakan crane sekitar satu jam setelah truk terguling. Saat evakuasi arus lalu lintas sempat terjadi kemacetan sekitar 200 meter dari kedua arah di Jl. Adi Sumarmo.

Sopir truk, Hernowo, 37, warga Taruban, Kabupaten Boyolali, saat ditemui Solopos.com di lokasi kejadian mengatakan kendaraannya melaju dari arah barat dengan kecepatan sedang. Namun tiba-tiba, muncul kendaraan bermotor yang berhenti secara tiba-tiba di depan truk yang dikendarainya.

"[rem] Truk tidak blong, hanya karena pengendara motor berhenti mendadak saya rem tidak sampai karena muat pasir. Akhirnya saya banting kiri dan terguling ke kiri, apabila saya tidak memilih opsi ini saya rasa akan ada korban di depan," ujarnya.

Dia menambahkan truk saat terguling menimpa sebuah kendaraan jenis Honda Beat yang sedang terparkir. Kendaraan nahas tersebut milik Kuswandi, pemilik warung ayam goreng. Menurutnya, proses ganti rugi kendaraan dan warungnya yang sedikit tertimpa pasir diselesaikan secara kekeluargaan.

Kuswandi mengaku tidak tahu secara pasti kejadian karena sedang berada di dalam warung. Terkait kerugian atas motornya, telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan pengemudi truk.