385 Warga Boyolali akan Nyoblos di Luar Negeri saat Pemilu 2019

ilustrasi pemilu. (Solopos/Whisnu Paksa)
11 Desember 2018 07:35 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI—Sebanyak 385 warga Boyolali akan menggunakan hak pilih mereka dalam Pemilu 2019 di luar negeri. Sementara itu, daftar pemilih tetap hasil penyempurnaan DPTHP2 Boyolali untuk Pemilu 2019 sebanyak 808.468 orang.

Anggota KPU Boyolali pada Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Pardiman, mengatakan berdasarkan data Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), sebelumnya di Boyolali terdapat 821 data ganda pemilih luar negeri. Setelah dilakukan pengecekan dan perbaikan, terdapat 385 orang yang akan menggunakan hak pilih mereka di luar negeri dan 405 nyoblos di Boyolali.

“Untuk data ganda [pemilih] luar negeri ada 821 orang. Setelah dicek di lapangan dan diperbaiki, ternyata ada yang sudah pulang dan ada yang masih berada di luar negeri. [Terkait penyempurnaan DPTHT2], yang 405 di antaranya sudah pulang dan memenuhi syarat atau MS [untuk nyoblos di dalam negeri]. Sedangkan yang tidak menenuhi syarat atau TMS [tidak memenuhi syarat] sebanyak 385 orang mereka sudah terdaftar di luar negeri sehingga tidak nyoblos di dalam negeri,” ujarnya saat ditemui wartawan di sela-sela rapat pleno Rekapitulasi Penyempurnaan DPTHP2 di kantor baru KPU di Jl. Perintis Kemerdekaan, Senin (10/12/2018).

Pardiman menambahkan, berdasar data yang diberikan Bawaslu Boyolali, terdapat indikasi pemilih ganda maupun invalid. “Rekomendasi Bawaslu tentang adanya data invalid sudah kami selesaikan di mana yang dianggap TMS ganda 4.367 telah kami selesaikan hari ini [Senin] juga.”

Sementara itu, rekomendasi Bawaslu RI berkaitan data ganda sebanyak 907 orang. Setelah KPU melalukan cek ke lapangan, ditemukan 169 orang TMS dan 508 orang MS, dan perbaikan 7 orang. Terkait jumlah pemilih yang berusia di atas 70 tahun, di Boyolali terdapat 52.116 dengan jumlah TMS sebanyak 123 orang.

“Setelah diperbaiki, TMS sebanyak 587 orang dan MS sebanyak 50.794 dan yang diperbaiki dari data ganda ini berjumlah 26 orang. Kami cermati juga rekomendasi Bawaslu tentang data yang rusak. Ada 109 orang di mana data itu MS 33 orang, TMS 10 orang, dan diperbaiki 57 orang.

Ketua KPU Boyolali Ali Fahrudin, menambahkan dalam rekapitulasi penyempurnaan DPTHP2 itu jumlah pemilih di Boyolali pada 2019 sebanyak 808.468 orang dengan rincian 401.133 pemilih laki-laki dan 407.335 pemilih perempuan. “Angka ini akan kami tetapkan nanti malam [tadi malam] pukul 00.00 WIB,” kata dia.

Pada data sebelumnya, DPT Boyolali untuk pemilu 2019 sebanyak 810.977 pemilih yang telah disahkan dalam DPTHP2. Pada DPTHP1, pemilih di Boyolali 784.077 orang.