Puting Beliung Landa Sumberlawang Sragen, 2 Rumah Tertimpa Pohon

Ilustrasi angin kencang. (Solopos/Dok)
15 Desember 2018 09:20 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN — Puting beliung melanda wilayah Kecamatan Sumberlawang, yakni di wilayah tiga desa, yakni Mojopuro, Ngandul, dan Alaskobong, Jumat (14/12/2018). Angin kencang tersebut datang saat hujan deras dalam tempio 6-7 menit mampu menumbangkan enam pohon jati dan empat tiang listrik di Dukuh Clupak, Mojopuro, Sumberlawang, pukul 15.22 WIB.

Puting beliung tersebut juga mengakibatkan dua rumah di lingkungan RT 023, Dukuh Clupak, rusak tertimpa pohon. Tokoh masyarakat Dukuh Clupak, Sutardi, saat dihubungi Solopos.com, Jumat malam, menyampaikan dua rumah yang tertimpa pohon itu milik Tuginah dan Ramelan. Dua rumah itu, kata dia, mengalami kerusakan pada teras dan sebagian atap. Dia menaksir total kerugian mencapai Rp20 jutaan.

“Angin itu datangnya saat di tengah-tengah terjadi hujan deras. Angin datang dari arah timur laut. Ya, angin itu bergerak cepat sekitar 6-7 menit. Tadi setelah hujan reda warga spontan langsung menyingkir pohon-pohon yang tumbang. Malam ini, petugas PLN juga berusaha memperbaiki jaringan listrik karena empat tiang listrik yang roboh,” ujar Sutardi.

Dia mendapat informasi bahwa di Desa Alaskobong juga ada tiang listrik yang roboh karena tertimpa pohon yang tumbang. Di seputaran Pasar Hewan Ngandul, kata dia, juga ada tiang listrik yang roboh. “Pokoknya puting beliungnya cukup kencang. Saat hujan deras tadi juga sempat terjadi genangan air di sekitar Clupak,” ujar Sutardi yang tinggal di Clupak RT 025, Mojopuro, Sumberlawang.

Sementara Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen di bawah koordinasi Kepala Pelaksana BPBD Sragen Sugeng Priyono langsung bergerak mengecek lokasi yang terkena dampak puting beliung. “Iya, malam ini juga kami ke lokasi untuk mengecek dampak bencana puting beliung itu,” ujar Sugeng.