Miris! Laki-Laki dengan Usus Terburai Ditemukan di Kota Boyolali

llustrasi pria terkapar (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
15 Desember 2018 09:30 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI — Seorang laki-laki ditemukan dengan kondisi terluka robek di bagian perut dengan usus terburai di trotoar Jl Pandanaran, RT1/RW6 Kelurahan Banaran, Kecamatan Boyolali Kota, Boyolali, Sabtu sekitar pukul 01.30 WIB.

Diduga korban tanpa identitas tersebut merupakan gelandangan yang kerap mondar-mandir di kawasan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, laki-laki itu kali pertama ditemukan Aribowo, 28 seorang pedagang angkringan di sekitar lokasi. Saat itu dia melihat sesosok orang tergeletak tak bergerak di trotoar depan rumah Maryuni, 64. Penasaran dengan posisi dan kondisi orang yang tidak berada di tempat semestinya, Ari kemudian mendekat.

Dia pun kaget karena melihat perut orang tersebut sudah robek hingga sebagian ususnya terburai ke luar. Dia menduga orang tersebut saat itu sudah meninggal dunia. Kemudian Aribowo menghubungi ketua RT setempat, Ari Purwanto.

Keduanya mencoba membangunkan Maryuni untuk menanyakan apakah dia mengenali korban di depan rumahnya itu. Maryuni mengatakan, sehari sebelumnya atau Jumat (13/12/2018) dia memang melihat korban duduk di depan rumahnya sekitar 16.00 WIB. Bahkan, Maryuni juga sempat memberikan makanan kepada korban.

Sementara itu, selanjutnya peristiwa penemuan laki-laki dengan luka itu dilaporkan kepada polisi. Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Willy Budiyanto mewakili Kapolres AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, setelah mendapat laporan, personel Polsek Boyolali Kota dan Polres Boyolali langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban. Dan saat korban akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang (RSUDPA) Boyolali nadi korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan, namun sangat lemah.

“Saat akan di bawa ke RSUD [RSUDPA Boyolali] ternyata kondisi nadinya ada tanda kehidupan namun lemah. Dan saat sampai di RSUD korban akhirnya meninggal dunia,” ujarnya. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa tersebut.

Sementara itu, kasus serupa juga pernah terjadi di pinggir jalan yang sama pada Agustus lalu. Seorang laki-laki tanpa indentitas ditemukan dalam kondisi usus terburai di teras swalayan Galaxy, Sunggingan, Boyolali Kota, Sabtu (25/8/2018).

Tidak diketahui penyebab kejadian itu karena laki-laki yang diperkirakan berusia 45 tahun itu tidak dapat diajak berkomunikasi. Diduga, korban ini juga seorang gelandangan.

Selain mengalami luka di bagian perut, laki-laki yang saat itu masih hidup itu juga mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan.