3 Tips Menjaga Keamanan Diri di Media Sosial

Wakil Rektor UNS Solo Widodo Muktiyo memberikan tips aman bermedia sosial di Gedung Balai Sidang Mahesa (dome) Boyolali, Jumat (14/12 - 2018). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
15 Desember 2018 20:00 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com BOYOLALI — Demi menjaga keamanan diri dalam bermedia sosial (medsos), masyarakat diimbau agar pasif dalam menerima informasi. Hal tersebut diungkapkan Wakil Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Widodo Muktiyo pada acara talkshow yang diadakan Pemkab Boyolali di Gedung Balai Sidang Mahesa (dome) Boyolali, Jumat (14/12/2018).

“Agar aman, sebaiknya pasif dalam bermedsos. Kalau ada informasi cukup simpan untuk kita saja tak usah diteruskan,” ujarnya. Kedua, lanjut Widodo Muktiyo, biasakan melakukan konfirmasi informasi.

Maksudnya yang memberikan informasi tersebut dikenal, masyarakat bisa mengkroscek kepada pengirimnya mengenai kebenaran informasi itu.

“Kalau pengirimnya kita kenal, silakan dijapri dan tanyakan kebenaran informasinya. Sebaliknya kalau kalau Anda tidak kenal dan ragu-ragu, kembali kepada pesan sebelumnya, pasif dan tidak usah diteruskan,” ujarnya.

Berikutnya adalah jangan suka sensasi dan kurangi hal-hal yang bersifat kontraproduktif di medsos yang justru akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

Sementara itu, Bupati Seno Samodro, yang juga hadir pada acara itu juga mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dalam bermedsos. “Pertimbangkan dengan matang sebelum bermedsos. Karena ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks pun bisa kena pidana,” ujarnya.

Acara talkshow tersebut terasa segar dengan kehadiran dua Marwoto dan Den Baguse Ngarso sebagai MC, bersama Andri Putranto. Ketiganya membawakan acara dengan santai dan penuh canda.

Hadirin yang mayoritas adalah Kaum Hawa itu dihibur artis Nia Diniati yang antara lain membawakan lagu-lagu hits miliknya di masa lalu.