Pelaku Yang Sama Aniaya Lelaki Usus Terburai di Depan Galaxy Boyolali

Arga Anggara, 28, warga Sidodadi, Kelurahan Banaran, Kecamatan Boyolali Kota, duduk di Mapolres Boyolali, Minggu (16/12 - 2018) malam. (Istimewa/Polres Boyolali)
17 Desember 2018 13:40 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Arga Anggara, 28, warga Sidodadi Kelurahan Banaran, Kecamatan Boyolali Kota, Boyolali, ternyata tidak hanya menganiaya Arifin, laki-laki yang ditemukan dengan usus terburai di trotoar Boyolali Kota pada Sabtu (15/12/2018).

Lelaki yang ditangkap pada Minggu (16/12/2018) malam itu juga mengaku telah menganiaya lelaki lain yang ditemukan dalam kondisi serupa di depan swalayan Galaxy, Boyolali Kota, Agustus lalu.

Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Willy Budiyanto mewakili Kapolres AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan berdasarkan keterangan tersangka, Arga menganiaya Arifin karena kesal dimintai rokok. Arga sudah memberikan rokok kepada Arifin namun Arifin meminta lagi meski rokok di tangannya masih panjang.

“Mungkin pelaku ini kesal karena rokok masih panjang tapi korban sudah minta lagi yang baru,” ujar Willy, Senin (17/12/2018).

Tanpa berpikir panjang, pelaku langsung mengayunkan sebuah pisau miliknya ke perut korban hingga Arifin terjatuh. Saat itu perut korban sobek hingga ususnya terburai dan ditinggal pergi oleh pekaku.

Setelah dianiaya oleh Arga, Arifin kehilangan banyak darah semakin melemah hingga akhirnya ditemukan seorang pedagang angkringan. Kondisi yang terus melemah menyebabkan Arifin akhirnya mengembuskan napas terakhir saat dibawa ke rumah sakit.

Sementara itu, pada kejadian serupa sebelumnya di wilayah yang sama, Agustus lalu, penganiayaan bermula saat korban yang mengalami gangguan jiwa hendak buang air besar (BAB) di depan salah satu toko kawasan depan swalayan Galaxy Sunggingan, Boyolali Kota.

Saat itu Arga mengingatkan korban agar tidak BAB di situ dan menjauh dari toko. Arga mengingatkan sambil marah-marah hingga sampai di depan Galaxy dia menusuk korban lalu pergi.

Saat itu korban masih bisa berjalan dan menyeberang jalan menuju swalayan Galaxy hingga terjatuh lemas di teras. Dia kemudian ditemukan warga. “Pelaku menceritakan tindakannya di kawasan Galaxy itu dengan jelas,” ungkap Willy.

Sementara itu, korban yang tidak diketahui identitasnya tersebut dilarikan ke rumah sakit dan nyawanya berhasil diselamatkan.