Hilang, Gadis Jaten Karanganyar Ini Temui Teman Dunia Maya

Nabila Fitriana Ramadani, 14, bersama ayahnya, Bambang Sugianto, di salah satu tempat indekos di Kaliurang, DIY, Minggu (16/12 - 2018). (Istimewa)
17 Desember 2018 13:15 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Nabila Fitriana Ramadani, 14, remaja asal Dukuh Jomboran, RT 002/RW 007, Dusun Banaran, Desa Ngringo, Jaten, Karanganyar, yang pergi dari rumah sejak Sabtu (15/12/2018) siang akhirnya bertemu keluarganya Minggu (16/12/2018) malam.

Ayah gadis remaja itu, Bambang Sugianto, bersama keluarga dan kerabat menjemput Nabila di salah satu tempat indekos daerah Condong Catur, Kaliurang, DIY. Mereka berangkat dari rumah pukul 20.00 WIB.

"Alhamdulillah sudah ketemu. Berkat bantuan dan doa semua pihak. Terima kasih. Kami sekeluarga menjemput ke Jogja," kata Bambang saat dihubungi Solopos.com, Senin (17/12/2018).

Bambang mengurai cerita sebelum akhirnya bertemu kembali dengan Nabila. Nabila pergi dari rumah pada Sabtu pukul 12.00 WIB. Dia diantar kakaknya ke belakang Palur Plaza atau tepatnya di Terminal Palur.

Saat itu Nabila beralasan akan bermain bersama temannya. Usut punya usut, Nabila tidak pergi bersama temannya tetapi ke Kaliurang untuk menemui teman yang dia kenal di dunia maya.

"Ceritanya ke Yogyakarta. Menemui temannya namanya Rahmat. Teman yang katanya kenal di media sosial. Ketemu Mas Rahmat itu. Dia kerja di salah satu kedai kopi di Jogja. Statusnya masih mahasiswa. Sama dia [Rahmat] dibujuk mau diantar pulang tetapi [Nabila] enggak mau. Akhirnya [Rahmat] menitipkan [Nabila] ke tempat indekos perempuan milik bosnya [pemilik kedai]," tutur Bambang.

Bambang menjemput Nabila ke tempat indekos di mana Nabila menginap sejak Sabtu malam hingga Minggu. Rahmat mengetahui orang tua Nabila mencari dan mengumumkan informasi Nabila pergi dari rumah melalui media sosial.

Rahmat berinisiatif menghubungi nomor handphone yang tertera pada pengumuman. "Tuhan masih menolong saya dan melindungi anak saya. Mas Rahmat telepon ke nomor kakak saya yang dipasang di Facebook, di grup yang ada di Facebook. Dia [Rahmat] cerita semuanya. Lalu oleh kakak saya, diarahkan ke nomor handphone saya. Begitu dapat kabar habis magrib, saya langsung jemput ke Jogja," ujar dia.

Bambang berpesan kepada seluruh orang tua yang memiliki anak perempuan remaja agar menjaga anak mereka. Berulang kali dia berucap syukur karena anaknya pulang dalam keadaan sehat.

"Ini pelajaran berharga buat kami. Semoga bisa menjadi masukan buat orang tua lain. Maksud kami menjaga anak supaya tertib dan tidak neko-neko. Kami belajar dari sini. Terima kasih bantuan untuk semua pihak. Nabila sudah pulang, di rumah."